Kompetisi Cerdas Cermat Dapat Stimulasi Semangat Belajar Siswa di Tengah Pandemi Covid-19

Survei Save The Children tahun 2021 menemukan 40 persen siswa Indonesia merasa kehilangan motivasi belajar selama masa pandemi.

Penulis: Fahdi Fahlevi
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ilustrasi siswa belajar. Pandemi Covid-19 berdampak pada rendahnya capaian belajar siswa yang berakar dari menurunnya motivasi belajar. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pandemi Covid-19 berdampak pada rendahnya capaian belajar siswa yang berakar dari menurunnya motivasi belajar.

Survei Save The Children tahun 2021 menemukan 40 persen siswa Indonesia merasa kehilangan motivasi belajar selama masa pandemi.

Head of Marketing Quipper Indonesia, Dedy Purwanto mengatakan kompetisi cerdas cermat Quipper Championship mampu menumbuhkan motivasi belajar siswa yang sempat menurun kala pandemi.

Baca juga: Isi Poin Penting dalam RUU Sisdiknas: Guru Wajib PPG hingga Wajib Belajar Berubah Jadi 13 Tahun

“Melalui kompetisi cerdas cermat ini, kami berharap dapat menstimulasi motivasi dan semangat belajar siswa di tahun ajaran baru yang mayoritas sudah dilakukan secara tatap muka," ujar Dedy melalui keterangan tertulis, Rabu (7/9/2022).

Quipper menggelar kompetisi cerdas cermat tingkat nasional bernama Quipper Championship.

Ajang ini ditujukan untuk pelajar jenjang SMA/SMK/MA di seluruh Indonesia.

"Guru dan sekolah juga kami ajak untuk berpartisipasi dalam mendorong siswa-siswinya mempunyai jiwa kompetitif untuk menghadapi tantangan masa mendatang," ungkap Dedy.

Pendaftaran secara resmi telah dibuka mulai dari 15 Juli hingga 30 September 2022.

Lima siswa dengan skor tertinggi dan tiga sekolah dengan peserta terbanyak akan diundang ke babak final yang diselenggarakan di FMIPA, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta pada 29 Oktober 2022 mendatang.

Baca juga: Nadiem Minta Universitas Terbuka Lahirkan Inovasi Pembelajaran Sesuai Kebijakan Merdeka Belajar

Serta berkesempatan membawa pulang total dana pendidikan senilai 35 juta rupiah.

Dua kategori lomba akan dipertandingkan dalam kompetisi ini, yaitu kategori siswa (individu) dan kategori sekolah.

Pada kategori siswa, siswa akan diuji pengetahuannya seputar mata pelajaran Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Pengetahuan Umum.

Sementara pada kategori sekolah, tiga sekolah dengan peserta terbanyak dan nilai rata-rata terbaik akan mendapatkan hadiah berupa dana pendidikan.

Adapun yang berhak mengikuti kompetisi ini adalah siswa kelas 10-12 SMA/SMK/MA dan sekolah SMA/SMK/MA di seluruh Indonesia.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved