Pendidikan

Gramedia Bantu Kebutuhan Literasi untuk Masyarakat di Taman Literasi Chrisitina Marta Tiahahu

Gramedia dan Literasi Nusantara berkolaborasi bersama Perpustakaan Jakarta, menghadirkan Perpustakaan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu.

Istimewa
Ruang baca Taman Literasi Christina Martha Tiahahu di Jakarta yang baru diresmikan Gubernur DKI Anies Baswedan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Revitalisasi Taman Literasi Martha Christina Tiahahu telah diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, pada Minggu, 18 September 2022, di Kawasan Blok M, Jakarta Selatan.

Bersamaan dengan peresmian Taman Literasi ini, Gramedia dan Literasi Nusantara berkolaborasi bersama Perpustakaan Jakarta, dan Integrasi Transit Jakarta (ITJ) menghadirkan Perpustakaan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu.

Perpustakaan hasil kolaborasi Gramedia, Perpustakaan Jakarta, dan Integrasi Transit Jakarta (ITJ) ini merupakan satu-satunya perpustakaan yang ada di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu.

Dalam rangka tingkatkan minat dan daya baca masyarakat dengan koleksi buku yang lebih banyak, Gramedia menyumbang sebanyak 2.000 koleksi buku, dengan 600 buku yang sudah ter-display dan tersedia pada rak-rak di perpustakaan Taman Literasi.

Tidak hanya itu, pada beberapa titik di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, telah disediakan QR Code yang dapat masyarakat gunakan untuk memudahkan akses ke lebih dari 300 koleksi buku yang langsung terhubung dengan Perpustakaan DKI Jakarta. QR Code ini memiliki radius koneksi 100 meter hingga 200 meter.

Herman K. Masman selaku Corporate Support Director Gramedia berharap sumbangan tersebut dapat meningkatkan minat baca serta daya baca seluruh masyarakat yang berkunjung.

“Gramedia akan selalu memberikan dukungan terhadap literasi, dengan misi meningkatkan minat baca serta daya baca di semua lini masyarakat. Dalam realisasi misi tersebut, kami menyumbang sebanyak 2.000 buku untuk perpustakaan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu yang dapat masyarakat nikmati dan gunakan sebagai sarana hiburan, informasi, pengembangan diri, hingga bahan diskusi.”, ujar Herman.

Revitalisasi taman yang telah dicanangkan sejak Oktober 2021 ini, merupakan bagian dari pengembangan Kawasan Berorientasi Transit atau Transit Oriented Development (TOD) Stasiun MRT Blok-M Sisingamangaraja.

Revitalisasi taman ini dibangun di atas lahan seluas 9.710 meter persegi dengan fasilitas seperti selasar pandang, pavilion literasi, galeri, amphitheater, taman plaza, forest walk, kolam Teratai, mushola, kantor, hingga taman bermain. Fasilitas seperti perpustakaan, ruang baca, ruang diskusi, dan toko buku tersedia untuk masyarakat, komunitas, penggiat dan penerbit buku.

“Jakarta merupakan salah satu pusat literasi terlengkap di Indonesia. Hal tersebut dapat dipastikan dengan adanya 5.428 penerbit buku yang terkenal lahir dan besar di Jakarta. Tidak hanya itu, 30 persen toko buku dan perpustakaan besar di Indonesia berdiri di Ibukota,” ujar Anies.

“Pengunjung perpustakaan kita itu sampai 4.5 Juta dari 5.600 perpustakaan di Jakarta. Diharapkan Taman Literasi ini dapat menjadi wadah para pembaca untuk menuntaskan rasa haus akan pengetahuan dan berbagai buku.”, lanjutnya.

Revitalisasi Taman Literasi dan perpustakaan ini diharapkan menjadi wadah bagi seluruh lini masyarakat untuk berkumpul, berdiskusi, bertukar pikiran, hingga membedah buku-buku yang menarik dan kaya akan informasi. Gramedia akan selalu menyokong dan mendukung segala kegiatan literasi demi meningkatkan pengetahuan, minat dan daya baca masyarakat.*

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved