Rabu, 22 April 2026

11 Jenis Tembang Macapat Lengkap dengan Guru Gatra, Guru Lagu, dan Guru Wilangan

Berikut pengertian tembang macapat, 11 jenis tembang macapat, beserta guru gatra, guru lagu, dan guru wilangan tiap tembang macapat.

Editor: Arif Fajar Nasucha
Grafis Tribunnews.com
Tembang Macapat: Pengertian, jenis-jenis, beserta guru gatra, guru lagu, dan guru wilangan. 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut ini penjelasan tentang apa itu Tembang Macapat dan jenis-jenisnya.

Tembang Macapat merupakan warisan budaya Jawa yang memiliki aturan-aturan tertentu.

Dikutip dari buku Macapat: Tembang Jawa, Indah, dan Kaya Makna yang ditulis Zahra Haidar (2018), tembang bermakna syair, gubahan, kidung, atau nyanyian.

Sedangkan macapat adalah puisi tradisional dalam bahasa Jawa yang disusun dengan menggunakan aturan tertentu.

Penulisan tembang macapat memiliki aturan dalam jumlah baris (guru gatra), jumlah suku kata (guru wilangan), ataupun bunyi sajak akhir tiap baris (guru lagu).

Baca juga: Mengenal Peribahasa: Pengertian Peribahasa, Jenis Peribahasa, dan Contoh-contohnya

Pembacaan tembang macapat lebih diutamakan pada makna yang terkandung di dalam syairnya.

Namun, seiring perkembangan zaman, banyak tembang macapat yang dinyanyikan dengan menggunakan nada tertentu dengan diiringi alat musik tradisional seperti gamelan.

11 Jenis Tembang Macapat

  1. Maskumambang
  2. Mijil
  3. Sinom
  4. Kinanti
  5. Asmarandana
  6. Gambuh
  7. Dandanggula
  8. Durma
  9. Pangkur
  10. Megatruh
  11. Pucung

Baca juga: Terjemahan Resmi Pembukaan UUD 1945 dalam Bahasa Jawa

Guru Gatra, Guru Wilangan, dan Guru Lagu 11 Tembang Macapat

Singkatnya, guru gatra adalah jumlah larik atau baris; guru wilangan adalah jumlah suku kata setiap barisnya; dan guru lagu adalah huruf vokal akhiran setiap barisnya.

  1. Maskumambang
    Jumlah guru gatra : 4
    Guru wilangan : 12, 6, 8, 8
    Guru lagu : i, a, i, a, a
  2. Mijil
    Jumlah guru gatra : 6
    Guru wilangan : 10, 6, 10, 10, 6, 6
    Guru lagu : i, o, e, i, i ,u
  3. Sinom
    Jumlah guru gatra : 9
    Guru wilangan : 8, 8, 8, 8, 7, 8, 7, 8, 12
    Guru lagu : a, i, a, i, i, u ,a ,i, a 
  4. Kinanthi
    Jumlah guru gatra : 6
    Guru wilangan : 8, 8, 8, 8, 8, 8, 8
    Guru lagu : u, i, a, i, a, i
  5. Asmarandana
    Jumlah guru gatra : 7
    Guru wilangan : 8, 8, 8, 8, 7, 8, 8
    Guru lagu : a, i, e, a, a, u, a 
  6. Gambuh
    Jumlah guru gatra : 5
    Guru wilangan : 7, 10, 12, 8, 8
    Guru lagu : u, u, i, u, o
  7. Dandanggula
    Jumlah guru gatra : 10
    Guru wilangan : 10, 10, 8, 7, 9, 7, 6, 8, 12, 7
    Guru lagu : i, a, e, u, i, a, u ,a ,i, a 
  8. Durma
    Jumlah guru gatra : 7
    Guru wilangan : 12, 7, 6, 7, 8, 5, 7
    Guru lagu : a, i, a, a, i, a, i
  9. Pangkur
    Jumlah guru gatra : 7
    Guru wilangan : 8, 11, 8, 7, 12, 8, 8
    Guru lagu : a, i, u, a, u, a, i 
  10. Megatruh
    Jumlah guru gatra : 5
    Guru wilangan : 12, 8, 8, 8, 8
    Guru lagu : u, i, u, i, o
  11. Pucung
    Jumlah guru gatra : 4
    Guru wilangan : 12, 6, 8, 12
    Guru lagu : u, a, i, a 

Sumber : Haidar, Zahra. 2018. Macapat: Tembang Jawa Indah dan Kaya Makna. Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

(Tribunnews.com)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved