Kurikulum Merdeka
Kunci Jawaban Fikih Kelas 7 Halaman 19-22 Kurikulum Merdeka Bab 1: Uji Kompetensi
Berikut ini kunci jawaban Fikih Kelas 7 Halaman 19-22 Kurikulum Merdeka Bab 1: Uji Kompetensi.
Penulis:
Rinanda DwiYuliawati
Editor:
Facundo Chrysnha Pradipha
TRIBUNNEWS.COM - Berikut kunci jawaban Fikih kelas 7 Halaman 19-22 Kurikulum Merdeka.
Halaman tersebut terdapat pada Bab 1 yang berjudul Alat-alat Bersuci.
Kunci jawaban Fikih kelas 7 Halaman 19-22 terdapat pada buku Guru Fikih untuk MTS Kelas 7 Kurikulum Merdeka karangan Mashuri dkk. yang diterbitkan Kementerian Agama tahun 2020.
Pada halaman 19-22 siswa diminta untuk mengerjakan soal Uji Kompetensi.
Kunci Jawaban Fikih Kelas 7 Halaman 19-22
Baca juga: Kunci Jawaban Fikih Kelas 7 Halaman 15 Kurikulum Merdeka Bab 1: Mari Belajar Menganalogikan!
A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar!
1. Berdasarkan hadis diatas, pernyataan yang tepat adalah …
A. Air laut dan seluruh isinya tidak suci karena sudah tercemar
B. Air laut sudah berubah dari warna aslinya
C. Air laut itu bersih dan bangkainya haram
D. Air laut itu bersih dan bangkainya halal
2. Air yang masih murni, dan tidak tercampur dengan sesuatu yang lain dinamakan ...
A. Air mutlak
B. Air musta’mal
C. Air mutanajjis
D. Air musyammas
3. Air yang najis dan tidak dapat mensucikan dinamakan ...
A. Air mutlak
B. Air musta’mal
C. Air mutanajjis
D. Air musyammas
4. Air yang suci dan mensucikan yang bercampur dengan benda lain yang suci hukumnya
menjadi....
A. Air yang suci namun tidak mensucikan
B. Air yang suci dan mensucikan
C. Air musta’mal
D. Air mutanajjis.
5. Air mus’tamal yang volumenya mencapai dua kulah boleh digunakan untuk…
A. Menghilangkan najis
B. Mandi junub
C. Berwudhu
D. Mandi
6. Ukuran dua kulah adalah 10 s.d. 15 Tin yang disetarakan dengan…
A. 200 liter
B. 250 liter
C. 270 liter
D. 300 liter
7. Kita sering menjumpai di daerah-daerah pedesaan adanya air suci dan mensucikan dalam
satu kendi yang ditaruh di halaman masuk rumah agar orang yang perjalanan kehausan
dapat langsung meminumnya. Tiba-tiba ada salah anak yang menggunakannya untuk
bersuci dari buang air kecilnya. Hukum penggunanaan air oleh anak tersebut adalah …
A. Haram
B. Sunnah
C. Makruh
D. Mubah
8. Ada seorang yang hendak membersihkan najis yang menempel di tubunya. Kemudian ia
melihat seekor anjing yang tersengal nafasnya karena kehausan, sementara waktu shalat
sudah makin hampir habis. Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk menggunakan
air daripada memberikan minum kepada anjing. Bagaimana hukum keputusan yang
diambil oleh orang tersebut?
A. Haram
B. Sunnah
C. Makruh
D. Mubah
9. Ada air satu ember kecil yang cukup untuk berwdhu, dan ketika hendak dipakai
kejatuhan kotoran cicak, namun sifat air baik warna, rasa, dan baunya tidak mengalami
perubahan. Air tersebut termasuk kategori....
A. Air yang suci namun tidak mensucikan
B. Air yang suci dan mensucikan
C. Air musta’mal
D. Air mutanajjis.
10. Perhatiakan pernyataan berikut!
(1) Air yang terjemur atau terkena panas matahari dalam botol
(2) Air sungai yang belum berubah warna, bau dan rasa
(3) Air yang dikeuarkan dari pepohonan
(4) Air kelapa
Dari pernyataan diatas benda cair yang bisa dipergunakan untuk bersuci adalah
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D.(4)
B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan dengan tepat!
1. Orang yang buang air kecil dan telah membersihkannya dengan air dan sabun hingga sifat najis termasuk warna, sifat, dan baunya hilang sama sekali. Ia tetap berkewajiban mensucikan diri ketika hendak shalat.
Dengan demikian, bersuci berbeda dengan membersihkan diri. Temukan perbedaan-perbedaan antara bersuci dan membersihkan diri!
2. Cermati kembali QS: Al-Anfal (8): 11 dan QS: Al-Furqan(25): 48; HR: Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Nasa’i; HR: Bukhari, Muslim, dan Ahmad; HR: Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Nasa’i! Menurut anda, apakah persamaan
3. Di musim kemarau panjang sulit dijumpai air dan batu untuk bersuci. Demikian pula, terkadang juga tidak ditemukan tisu, ranting, dan dedaunan kering yang suci untuk menggantikan air dan batu sebagai alat bersuci. Yang kita temukan batu bata dan paving. Sebelum kita menggunakannya sebagai alat pengganti bersuci, maka harus lebih dulu dikaji untuk menemukan kesamaan antara batu dan batu bata atau paving.
Lakukan prosedur untuk analogi untuk memutuskan boleh tidaknya batu bata dan paving sebagai alat bersuci!
4. Kenapa penggunaan air secara tepat untuk bersuci dapat menjaga kelangsungan hidup manusia? Berikan pendapatmu kedalam bentuk pernyataan berdasarkan bukti data yang anda peroleh dalam buku ini!
5. Bersuci dengan air tanpa berlebih-lebihan penggunaannya telah membangun peran anda dalam pelestarian ekosistem. Berikan pendapatmu kedalam bentuk pernyataan berdasarkan bukti data yang anda peroleh dalam buku ini!
Kunci Jawaban
A
1. D
2. A
3. C
4. A
5. C
6. C
7. A
8. D
9. B
10. B
B
1. Bersuci dan membersihkan diri adalah dua konsep yang seringkali disamakan, namun memiliki perbedaan mendasar dalam konteks agama Islam. Bersuci (thaharah) secara khusus merujuk pada tindakan menghilangkan najis dan hadas menurut cara yang ditentukan oleh syariat, sehingga memungkinkan seseorang untuk menjalankan ibadah seperti sholat.
Sedangkan membersihkan diri lebih umum, mencakup berbagai bentuk kebersihan seperti menjaga tubuh dari kotoran, menjaga kebersihan pakaian, dan lingkungan sekitar, yang semuanya penting untuk kesehatan dan kebersihan secara umum.
2. Pada hakikatnya, semua dalil tersebut berbicara tentang air sebagai sarana untuk bersuci.
Pada ayat Al Anfal ayat 11, terkandung bahwa Allah Subhanahu wa ta'ala menurunkan air hujan untuk menyucikan manusia dan menghilangkan gangguan setan.
Pada ayat Al Furqan ayat 48, terkandung bahwa Allah Subhanahu wa ta'ala menurunkan air sebagai bentuk rahmat dan keberkahan bagi manusia.
Sementara, hadis-hadis yang disebutkan itu menguatkan bahwa air memiliki sifat menyucikan dan dapat digunakan untuk bersuci.
Termasuk, air laut sebagaimana disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Nasa'i.
Maka dari itu, persamaan kandungan dari ayat Al Quran dan hadis tersebut bahwa air adalah alat utama untuk bersuci dan merupakan anugerah dari Allah Subhanahu wa ta'ala.
3. Batu bata atau paving dapat digunakan sebagai alat bersuci karena memiliki sifat yang sama dengan batu yang dibolehkan oleh syariat.
4. Penggunaan air yang tepat untuk bersuci, seperti dalam ritual agama, dapat menjaga kelangsungan hidup manusia dengan mencegah penyebaran penyakit dan menjaga kebersihan lingkungan. Air yang digunakan untuk bersuci harus bersih, bebas dari kuman dan bakteri yang dapat menyebabkan penyakit.
5. Ya, bersuci dengan air tanpa berlebihan membantu dalam pelestarian ekosistem. Menggunakan air secukupnya untuk bersuci mengurangi pemborosan air, yang penting karena air adalah sumber daya alam yang terbatas.
Dengan mengurangi penggunaan air, kita membantu menjaga kelestarian sumber daya air untuk masa depan dan mengurangi beban pada ekosistem yang bergantung pada air.
Lebih lanjut, tindakan seperti menghemat air saat bersuci juga berkontribusi pada pengurangan polusi air. Polusi air dapat terjadi karena penggunaan air yang berlebihan, termasuk dalam kegiatan bersuci. Dengan menggunakan air secukupnya, kita membantu mengurangi risiko polusi dan menjaga kualitas air untuk kehidupan makhluk hidup di ekosistem.
Singkatnya, bersuci dengan air secara bijaksana merupakan bagian dari upaya kita untuk menjaga kelestarian sumber daya air dan ekosistem secara keseluruhan.
Disclaimer:
- Kunci jawaban Fikih di atas hanya digunakan oleh orang tua atau wali untuk memandu proses belajar anak.
- Sebelum melihat kunci jawaban, pastikan anak mengerjakan sendiri terlebih dahulu.
(Tribunnews.com/Rinanda)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.