Kurikulum Merdeka
Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum Merdeka Hal 175: Aktivitas 2
Simak berikut merupakan kunci jawaban buku pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas 9 SMP/MTs Kurikulum Merdeka halaman 175 bab 7: Aktivitas 2
TRIBUNNEWS.COM – Buku pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas 9 SMP/MTs Kurikulum Merdeka halaman 175 bab 7.
Salah satu materi yang dibahas pada buku pelajaran buku pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas 9 SMP/MTsKurikulum Merdeka halaman 175, karangan Iis Suryatini, dkk. terbitan Kemdikbud Ristek tahun 2022 yakni Meraih Ketenangan Jiwa dengan Meyakini Qada dan Qadar.
Meraih ketenangan jiwa dengan meyakini qada dan qadar merupakan sikap hidup seorang Muslim yang percaya bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini telah ditetapkan oleh Allah Swt.
Qada adalah ketetapan Allah yang telah ditentukan sejak dahulu, sedangkan qadar adalah perwujudan dari ketetapan tersebut dalam kehidupan manusia.
Ketika seseorang memahami dan meyakini keduanya, ia tidak akan mudah gelisah atau putus asa saat menghadapi ujian hidup. Sebaliknya, ia akan bersikap sabar, ikhlas, dan tetap berusaha semaksimal mungkin.
Dengan demikian, meyakini qada dan qadar dapat membawa seseorang pada ketenangan jiwa.
Pada latihan soal kali ini, siswa diminta menjawab pertanyaan terkait aktivitas yang ada dalam halaman tersebut.
Sebagai catatan, sebelum melihat kunci buku pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum Merdeka halaman 175 siswa diminta untuk terlebih dahulu menjawab soal secara mandiri.
Kunci jawaban ini digunakan sebagai panduan dan pembanding oleh orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak.
Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum Merdeka Halaman 175: Aktivitas 2
Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum Merdeka Halaman 175
A. Tafakkur
Coba perhatikan lingkungan di sekitar. Tahukah kalian bahwa di sekitar kita ada orang yang dilahirkan dengan bentuk fisik yang sempurna ada juga yang diciptakan dengan kekurangan fisik. Sebagian orang memiliki rambut lurus, dan sebagian lagi memiliki rambut keriting. Sebagian memiliki kulit putih, sebagian memiliki kulit coklat, atau sebagian lagi memiliki kulit hitam. Allah Swt telah melimpahkan kekayaan yang banyak bagi seseorang tapi ada pula yang diuji Allah dengan kekurangan materi. Sekarang mari perhatikan teman-teman kalian dalam satu kelas. Tidak mungkin semua teman itu pandai dan bisa menguasai semua pelajaran dengan baik. Pasti di antara kalian ada yang pandai dalam matematika, komputer, pidato, menulis dan lain sebagainya.
Nah,menurut kalian, apakah berbagai perbedaan itu harus dijadikan alasan untuk minder, susah, atau kurang optimis? Tentu tidak, karena kalian sosok generasi bangsa yang keimanannya kuat. Lalu, apa saja yang sudah dilakukan atas segala ketentuan yang telah Allah tetapkan pada diri kita? Yang pasti, sebagai hamba-Nya harus mau menerima secara ikhlas dan mensyukurinya dengan tetap bertawakal pada Allah Swt. agar bisa meraih kebahagiaan hidup. Sebagai hamba-Nya harus meyakini bahwa segala sesuatu yang saat ini terjadi pada diri, hal itu merupakan hal terbaik menurut Allah Swt. untuk kita.
Wahai anak saleh yang dimuliakan Allah Swt., segala kejadian di muka bumi ini telah ditetapkan Allah Swt. sejak di lauhul mahfud. Jika seseorang tidak mau menerima segala ketentuan atau keputusan Allah Swt. berarti termasuk golongan yang tidak beriman kepada qada dan qadar Allah Swt.
Bagi yang dikarunia limpahan materi, kecerdasan, atau kemampuan yang bagus, seringkali merasa bahwa hal itu merupakan hasil usahanya sendiri atau miliknya sendiri. Bagi yang diberi kekurangan seperti fisik yang cacat atau kemiskinan, mereka sering menyalahkan Allah Swt. dan mengatakan bahwa Allah tidak adil. Apakah kalian tergolong sebagai hamba Allah Swt. yang seperti itu?
Baca juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 9 Halaman 78 Kurikulum Merdeka, Aktivitas 8 Bab 3
Generasi muslim,mari renungkan bahwa Allah Swt. itu Maha Adil dengan segala pemberian-Nya karena Dia sudah memperhitungkan dengan sangat detail terhadap segala sesuatu yang ditetapkan pada hamba-Nya. Setiap hamba diberi kelebihan masing-masing untuk menutupi kekurangannya. Bagi hamba Allah Swt. yang mampu menggali kelebihan tersebut tentunya akan mampu menutupi kekurangannya. Inilah salah satu bentuk rasa syukur hamba yang mengimani qada dan qadar.
Aktivitas 2
Setelah membaca rubrik tafakur di atas, tentu muncul berbagai pertanyaan dalam benak kalian terkait materi qada dan qadar. Tulis pertanyaan tersebut kemudian tanyakan dan didiskusikan bersama guru dan teman yang lain.
Jawaban :
Berikut contoh pertanyaan untuk aktivitas diskusi tentang qada dan qadar yang bisa digunakan:
- Apa yang dimaksud dengan qada dan qadar menurut ajaran Islam?
- Mengapa manusia memiliki perbedaan fisik, kemampuan, dan rezeki?
- Bagaimana cara menyikapi perbedaan agar tidak merasa minder atau iri?
- Apa hubungan antara usaha manusia dengan takdir yang telah ditetapkan Allah Swt.?
- Mengapa kita harus beriman kepada qada dan qadar?
- Bagaimana cara menunjukkan rasa syukur atas kelebihan dan kekurangan yang dimiliki?
- Apa dampak negatif jika seseorang tidak menerima takdir Allah Swt.?
- Bagaimana cara tetap optimis meskipun memiliki kekurangan?
- Apa contoh sikap tawakal dalam kehidupan sehari-hari?
- Mengapa Allah disebut Maha Adil dalam memberikan takdir kepada manusia?
*) Disclaimer:
- Artikel ini hanya ditujukan kepada orang tua untuk memandu proses belajar anak.
- Sebelum melihat kunci jawaban, siswa harus terlebih dahulu menjawabnya sendiri, setelah itu gunakan artikel ini untuk mengoreksi hasil pekerjaan siswa.
(Tribunnews.com/Namira)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Rakyat-Surabaya-Pola-Pembelajaran-Full-Day-School_20260118_163801.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.