Selasa, 21 April 2026

Sistem Penilaian UTBK-SNBT 2026 di IPB: Murni Berdasarkan Skor Ujian Tulis

IPB University membuka jalur SNBT 2026 dengan kuota sekitar 2.481 kursi. Seleksi SNBT sepenuhnya berdasarkan skor UTBK.

Penulis: Lanny Latifah
https://www.ipb.ac.id/
UTBK SNBT IPB 2026 - Kampus IPB University (https://www.ipb.ac.id/). IPB University membuka jalur SNBT dengan kuota sekitar 2.481 kursi. Seleksi SNBT sepenuhnya berdasarkan skor UTBK, tanpa batasan nilai minimal kaku; kelulusan tergantung pada cut-off skor dan kuota program studi yang dipilih. 

Ringkasan Berita:
  • IPB University membuka jalur SNBT dengan kuota sekitar 2.481 kursi, dengan UTBK dilaksanakan pada 21–30 April 2026 di Kampus Dramaga dan Kampus Sekolah Vokasi Cilibende, Bogor.
  • Seleksi SNBT sepenuhnya berdasarkan skor UTBK, tanpa batasan nilai minimal kaku; kelulusan tergantung pada cut-off skor dan kuota program studi yang dipilih.
  • Tersedia 61 prodi, termasuk beberapa prodi baru, dengan peserta dapat memilih hingga empat prodi lintas strata.

 

TRIBUNNEWS.COM - IPB University membuka kesempatan emas bagi calon mahasiswa melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. 

Dengan kuota mencapai 30 persen atau sekitar 2.481 kursi dari total daya tampung, jalur ini ditujukan bagi siswa SMA sederajat lulusan tiga tahun terakhir yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di IPB University.

DIkutip dri laman ipb.ac.id, pelaksanaan UTBK SNBT di IPB University akan berlangsung pada 21–30 April 2026 di dua lokasi utama, yaitu Kampus Dramaga dan Kampus Sekolah Vokasi di Cilibende, Bogor.

Peserta diimbau untuk mencetak kartu peserta dan melakukan survei lokasi ujian pada 15–17 April 2026 guna menghindari kesalahan lokasi ujian.

Sistem Penilaian UTBK-SNBT 2026 di IPB

Direktur Administrasi Pendidikan dan Penerimaan Mahasiswa Baru IPB University, Dr. Utami Dyah Syafitri, menegaskan bahwa seleksi SNBT sepenuhnya murni berdasarkan skor Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Tidak ada batasan nilai minimal yang kaku, karena kelulusan peserta sangat bergantung pada tingkat keketatan program studi dan kuota yang tersedia.

"Seleksi SNBT itu benar-benar murni skor. Selama masuk ke dalam cut-off skornya, itu akan diterima. Pembatasan utamanya adalah kuota, maka penting bagi calon mahasiswa untuk melihat daya tampung di tiap prodi melalui laman resmi admisi.ipb.ac.id," ujarnya.

Tahun ini, IPB University menawarkan pilihan 61 program studi, terdiri dari 44 program sarjana (S1) dan 17 program sarjana terapan (D4).

Di antara 44 prodi S1, terdapat beberapa prodi yang relatif baru yang bisa menjadi pilihan di SNBT, seperti Smart Agriculture, Bioinformatika, Sains Biomedis, Kecerdasan Buatan, Teknik Mesin, dan Teknik Kimia. 

Dr. Utami juga mengingatkan adanya kebijakan baru terkait pemilihan prodi lintas strata.

Baca juga: Berapa Soal UTBK-SNBT 2026? Begini Strategi Mengerjakannya

Peserta dapat memilih hingga empat pilihan prodi, dengan syarat menyertakan program sarjana terapan atau diploma.

"Sekarang persepsi tentang sarjana terapan harus kita ubah. Sarjana terapan (D4) itu setara dengan sarjana (S1). Jangan ragu mengambil D4 karena lulusan D4 IPB University sudah banyak diterima di dunia kerja hingga luar negeri," tambahnya.

Sebagai penutup, ia memberikan pesan penyemangat bagi para pejuang SNBT.

"Bagi yang belum beruntung di jalur SNBP, selamat berjuang di SNBT. Persiapan matang dan doa orang tua adalah kunci. Kami tunggu kalian di IPB University," pungkasnya.

Calon mahasiswa yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai daya tampung dan prosedur teknis, IPB University menyediakan akses melalui laman admisi.ipb.ac.id dan utbk.ipb.ac.id.

(Tribunnews.com/Latifah)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved