Gerakan Seniman Masuk Sekolah 2026 Resmi Dibuka, Ini Link Daftar dan Cek Kriterianya
Kementerian Kebudayaan kembali membuka pendaftaran program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) 2026.
Ringkasan Berita:
- GSMS 2026 adalah program Kementerian Kebudayaan yang mempertemukan seniman dengan sekolah untuk mengajar seni berbasis proyek guna memperkuat karakter dan pelestarian budaya siswa.
- Pendaftaran GSMS 2026 dibuka secara online pada 18 Mei–1 Juni 2026 melalui situs resmi GSMS Kementerian Kebudayaan.
- Program ini melibatkan seleksi seniman, siswa, dan dinas pendidikan serta pembelajaran seni minimal 15 pertemuan yang diakhiri dengan pameran atau pementasan karya siswa.
TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Kebudayaan kembali membuka pendaftaran program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) 2026 sebagai upaya memperkuat pendidikan karakter dan pelestarian budaya melalui seni.
Program nasional ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi dan ditujukan bagi para seniman berbakat dari berbagai daerah di Indonesia yang ingin berbagi ilmu serta pengalaman kreatif kepada para siswa di sekolah.
GSMS 2026 menjadi wadah kolaborasi antara seniman, sekolah, dan pemerintah daerah untuk menghadirkan pembelajaran seni budaya yang lebih hidup dan dekat dengan akar tradisi Nusantara.
GSMS merupakan program yang memfasilitasi seniman untuk mengajar langsung di sekolah melalui kegiatan seni berbasis ekstrakurikuler.
Program ini hadir sebagai solusi atas keterbatasan tenaga pengajar seni budaya di sejumlah sekolah sekaligus menjadi ruang pembinaan talenta muda di bidang seni.
Selain itu, GSMS juga menjadi sarana pelestarian budaya lokal agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi muda melalui praktik berkesenian secara langsung.
Dalam pelaksanaannya, para seniman akan terlibat langsung mengajar kegiatan ekstrakurikuler di jenjang SD, SMP, SMA/SMK, hingga SLB.
Pendaftaran program GSMS 2026 dibuka mulai 18 Mei hingga 1 Juni 2026 melalui laman resmi GSMS Kementerian Kebudayaan.
Tahun ini, program semakin diperluas dengan dukungan 24 pemerintah daerah mitra yang siap menjadi bagian dari pengembangan ekosistem seni dan budaya di lingkungan pendidikan.
Melalui program ini, pemerintah berharap generasi muda tidak hanya mengenal seni sebagai hiburan.
Baca juga: Pameran Seni Rupa ‘The Stage’ Hadir di Kemayoran, Tampilkan Karya Seniman Lokal dan Dunia
Tetapi juga memahami nilai budaya, identitas daerah, serta kreativitas sebagai bagian penting dalam pembentukan karakter dan kecintaan terhadap warisan bangsa.
LINK PENDAFTARAN GERAKAN SENIMAN MASUK SEKOLAH 2026
Kriteria Seniman GSMS 2026
Mengutip dari Instagram @daya.budaya, Kementerian Kebudayaan menetapkan sejumlah syarat bagi calon seniman yang ingin mengikuti GSMS 2026, antara lain:
- Warga negara Indonesia
- Berasal atau aktif berkesenian di wilayah pelaksanaan GSMS
- Memiliki visi dalam pelestarian budaya Indonesia
- Bukan ASN dan bukan guru honorer
- Diutamakan memiliki sertifikasi profesi seni yang diakui BNSP
- Menguasai minimal satu bidang seni
- Memiliki kemampuan komunikasi dan pembelajaran yang baik
- Menjunjung nilai dan norma daerah setempat
- Mampu menyusun materi pembelajaran seni
- Diutamakan mampu bekerja sama dengan seniman lain
Selain itu, seniman penerima penghargaan Anugerah Kebudayaan Indonesia juga menjadi prioritas dalam proses seleksi.
Bidang Seni dalam GSMS 2026
Program GSMS mencakup berbagai kategori seni, di antaranya:
Seni Musik
Pembelajaran alat musik tradisional maupun modern.
Seni Tari
Eksplorasi tari tradisional hingga koreografi kontemporer.
Seni Rupa
Meliputi lukisan, patung, hingga karya visual kreatif.
Seni Sastra
Puisi, cerpen, dan karya sastra berbasis budaya Nusantara.
Seni Vokal
Pengembangan seni suara dan lagu daerah.
Seni Kriya
Keterampilan membuat karya seni berbahan tradisional.
Seni Pertunjukan
Teater, wayang, dan pertunjukan panggung lainnya.
Seni Media Baru
Seni digital dan karya berbasis teknologi modern.
Film
Produksi film pendek, dokumenter, dan karya audio visual kreatif.
Tahapan Seleksi GSMS 2026
Pelaksanaan GSMS dilakukan melalui tiga tahap seleksi utama, yaitu:
1. Seleksi Mitra Dinas
Dinas pendidikan daerah mendaftarkan diri sebagai mitra pelaksana program.
2. Seleksi Seniman
Seniman akan diseleksi berdasarkan portofolio, pengalaman, dan kompetensi seni.
3. Seleksi Siswa
Sekolah bersama seniman melakukan seleksi siswa peserta program secara lokal.
Jadwal Seleksi
- Pendaftaran Seniman: 18 Mei - 1 Juni 2026
- Seleksi Seniman: 2 - 4 Juni 2026
- Pengumuman Seniman GSMS 2026: 8 Juni 2026
- Loka Karya dan Kick Off GSMS: Segera diumumkan
- Proses Pelaksanaan Pelatihan: Segera diumumkan
Sistem Pembelajaran GSMS 2026
Kegiatan pembelajaran GSMS menggunakan metode project based learning atau pembelajaran berbasis proyek.
Beberapa ketentuannya meliputi:
- Dilaksanakan secara tatap muka sebanyak 15 kali pertemuan
- Durasi minimal 90 menit setiap sesi
- Berlangsung maksimal tiga bulan
- Didampingi guru pendamping dari sekolah
- Diakhiri dengan pameran atau pementasan karya siswa
Pementasan akhir tersebut menjadi bentuk evaluasi sekaligus apresiasi terhadap proses belajar seni yang telah dijalani peserta didik selama program berlangsung.
Tujuan Utama Program GSMS 2026
Program GSMS memiliki sejumlah tujuan penting dalam pengembangan pendidikan berbasis budaya, di antaranya:
1. Penguatan Karakter Peserta Didik
Siswa didorong menjadi pribadi yang kreatif, inovatif, dan mampu mengapresiasi seni melalui proses belajar yang menyenangkan.
2. Pelestarian Budaya Daerah
GSMS membantu menjaga keberlangsungan Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) dan warisan budaya tak benda di berbagai daerah Indonesia.
3. Membangun Ekosistem Seni dan Budaya
Kolaborasi antara sekolah, seniman, dan pemerintah daerah diharapkan menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih kaya nilai budaya.
4. Menjaring Talenta Berprestasi
Program ini juga menjadi wadah pembinaan siswa berbakat untuk mengikuti ajang seni tingkat nasional seperti Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N).
(Tribunnews.com/Farra)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Gerakan-Seniman-Masuk-Sekolah-2026.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.