Rabu, 10 Juni 2026

Kerja Keras Tanpa Gengsi, Kunci Sukses Imam Tembus Ajang Dunia

KJeberhasilan di Jepang jadi bukti lulusan Universitas Terbuka memiliki daya saing yang sejajar bahkan unggul di tingkat penyusunan ide dan inovasi

Tayang:
Penulis: Erik S
Editor: Eko Sutriyanto
Tribunnews.com/HO
PRESTASI INTERNASIONAL - Imam Pesuwaryantoro (kanan) menyabet juara 1 The Best Youth Innovation Speakup Forum dalam acara Japan International Youth Innovation Summit (JIYIS) 2025 
Ringkasan Berita:
  • Imam Pesuwaryantoro meraih juara satu inovasi pemuda pada forum internasional JIYIS 2025 Jepang.
  • Lulusan Universitas Terbuka itu menilai kerja keras tanpa gengsi menjadi kunci kesuksesan.
  • Imam mendorong generasi muda adaptif, memperluas jejaring, serta membangun kecerdasan finansial sejak dini.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Imam Pesuwaryantoro menyabet juara 1 The Best Youth Innovation Speakup Forum dalam acara Japan International Youth Innovation Summit (JIYIS) 2025.

Keberhasilan tersebut, kata Imam, bahwa keberhasilan di Jepang menjadi bukti bahwa lulusan Universitas Terbuka memiliki daya saing yang sejajar bahkan unggul di tingkat penyusunan ide dan inovasi global.

Lulusan program studi Ilmu Komunikasi Universitas Terbuka (UT) Jakarta periode 2022–2026 dengan IPK 3,11 ini menekankan mentalitas kerja keras tanpa gengsi adalah kunci.

Imam mengaku sudah melakoni berbagai usaha semenjak kuliah. 

"Kunci utamanya adalah menanamkan mentalitas kerja keras tanpa gengsi melalui keberanian mengambil setiap peluang mulai dari kerja serabutan, freelance, hingga berbisnis lalu mengombinasikannya dengan manajemen waktu dan skala prioritas yang disiplin agar produktivitas tetap seimbang," kata Imam dalam keterangannya, Selasa (9/6/2026).

Baca juga: Lowongan Kerja Pegawai Universitas Terbuka untuk Lulusan D3 dan S1, Ada 37 Formasi

Selain itu, Imam mengatakan generasi muda harus adaptif terhadap perkembangan zaman dengan mengasah kemampuan komunikasi strategis, memperluas jejaring hingga ke tingkat internasional, serta peka terhadap isu global seperti lingkungan hidup agar inovasi yang Anda ciptakan memiliki dampak nyata. 

"Terakhir dan tidak kalah penting, milikilah kecerdasan finansial sejak muda dengan mengelola pendapatan secara bijak, memanfaatkan program pemberdayaan seperti KUR, dan mengalokasikannya ke dalam aset produktif demi membangun kemandirian finansial (financial freedom) di masa depan," kata dia.

Sebelum bersinar di Tokyo, ia telah mengukir prestasi di dalam negeri yakni penghargaan Kemenpora (2024), meraih penghargaan The Best Team pada 1st Youth Environmental Festival di Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui inovasi tata kelola limbah minyak jelantah.

Semasa kuliah, ia melakoni berbagai profesi mulai dari freelance, konsultan media, voice over talent, MC, hingga driver online.

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved