Beasiswa Pendidikan
Syarat Beasiswa Tut Wuri Handayani 2026, Pendaftaran Masih Dibuka hingga 30 Juni
Pendaftaran Beasiswa Tut Wuri Handayani 2026 masih dibuka hingga 30 Juni 2026, simak persyaratan dan komponen biaya yang diberikan.
Ringkasan Berita:
- Pendaftaran Beasiswa Tut Wuri Handayan 2026 masih dibuka hingga 30 Juni 2026.
- Program beasiswa ini bertujuan untuk memfasilitasi Tenaga Kependidikan (Tendik) yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam melanjutkan pendidikan pada jenjang magister dan doktor di dalam negeri.
- Beasiswa ini memberikan pendanaan berupa biaya pendidikan dan biaya pendukung.
TRIBUNNEWS.COM - Pendaftaran Beasiswa Tut Wuri Handayani (TWH) tahun 2026 masih dibuka hingga 30 Juni 2026.
Program beasiswa ini bertujuan untuk memfasilitasi Tenaga Kependidikan (Tendik) yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam melanjutkan pendidikan pada jenjang magister dan doktor di dalam negeri.
Beasiswa Tut Wuri Handayani diberikan dengan durasi maksimal 24 bulan untuk program magister dan maksimal 48 bulan untuk program doktor.
Program beasiswa jenjang magister diperuntukkan bagi tendikberstatus PNS di lingkungan unit utama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI), Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Sementara untuk jenjang doktor diperuntukkan khusus bagi pegawai berstatus PNS di
lingkungan unit utama Kemdiksaintek dan LLDIKTI.
Beasiswa ini memberikan pendanaan berupa biaya pendidikan dan biaya pendukung.
Proses pendaftaran Beasiswa Tut Wuri Handayani dilakukan secara daring melalui laman kualifikasidikti.kemdiktisaintek.go.id.
Baca juga: Beasiswa BCA PPBP dan PPTI 2027 Dibuka, Dapat Uang Saku dan Asrama, Ini Cara Daftarnya
Persyaratan Beasiswa Tut Wuri Handayani 2026
Persyaratan pendaftaran Program Beasiswa Tut Wuri Handayani meliputi:
Persyaratan Umum
- Tenaga kependidikan yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan unit utama Kemdiktisaintek, LLDikti atau PTN. Bagi pelamar yang berasal dari LLDikti tidak diperbolehkan mendaftar studi lanjut di perguruan tinggi swasta di bawah binaan LLDikti wilayahnya.
- Pelamar baru berstatus pegawai aktif dan pelamar ongoing berstatus tugas belajar (dibuktikan dengan surat tugas belajar).
- Tidak sedang menjalani sanksi disiplin/sanksi hukum.
- Penilaian SKP minimal “Baik”.
- Batas usia bagi pelamar program Magister maksimal berusia 47 tahun dan program Doktor 50 tahun pada tanggal 31 Desember 2026.
- Telah menyelesaikan studi pada program diploma empat (D4) atau sarjana (S1) untuk peserta jenjang magister (S2); sedangkan untuk peserta jenjang doktor (S3) harus sudah menyelesaikan studi program magister (S2) pada perguruan tinggi dalam negeri atau luar negeri, dengan ketentuan sebagai berikut:
- Perguruan tinggi dalam negeri di bawah pembinaan Kemdiktisaintek, Kementerian Agama, maupun kementerian lain atau lembaga pemerintah non-kementerian yang terdaftar di PDDikti dan memiliki peringkat akreditasi institusi dan program studi (prodi) minimal B atau Baik Sekali; atau
- Perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Kemdiktisaintek atau Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara asal perguruan tinggi.
- Sudah memiliki surat keterangan diterima sebagai calon mahasiswa di perguruan tinggi tujuan;
- Belum pernah menempuh studi di jenjang yang sama, baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri;
- Bagi pelamar on-going telah menempuh 2 (dua) semester dan akan/atau sedang menempuh semester 3 (tiga) untuk jenjang Magister, sedangkan untuk jenjang doktoral telah menempuh maksimal 4 (empat) semester dan akan/atau sedang menempuh semester 5 (lima);
- Menyertakan Surat Izin Melanjutkan Studi sesuai format yang ditandatangani oleh pejabat yang berwenang;
- Memiliki Personal Statement;
- Memiliki proposal penelitian (untuk peserta program doktor sesuai format;
- Melampirkan Surat Pernyataan melamar Program Beasiswa;
- Melampirkan Surat Keterangan Sehat dari instansi kesehatan pemerintah;
- Berkomitmen untuk segera kembali dan mengabdi ke institusi asal;
- Pelamar diwajibkan mengikuti program magister/doktor di kelas reguler (bukan kelas eksekutif/khusus/jarak jauh/karyawan/program lain yang sejenis); dan
- Tidak diperkenankan menerima beasiswa lain dengan komponen yang sama (double funding).
Persyaratan Khusus
A. Program Magister
- Indeks Prestasi (IP)/Indeks Prestasi Kumulatif (IPK):
- Pelamar baru IPK jenjang Sarjana minimal 2.75
- Pelamar on-going IP semester 2 (dua) minimal 3,25
- Skor Kemampuan Bahasa Inggris menyesuaikan dengan ketentuan masing- masing Perguruan Tinggi/Pascasarjana tujuan.
B. Program Doktor
- Indeks Prestasi (IP)/Indeks Prestasi Kumulatif (IPK):
- Pelamar baru IPK jenjang Magister minimal 3.00
- Pelamar on-going IP semester 2 (dua) minimal 3,25
- Skor Kemampuan Bahasa Inggris menyesuaikan dengan ketentuan masing- masing Perguruan Tinggi/Pascasarjana tujuan.
Baca juga: Beasiswa BSI Scholarship Inspirasi 2026 untuk Mahasiswa S1, Beri Bantuan UKT dan Peluang Magang
Komponen Dana Beasiswa Tut Wuri Handayani 2026
Komponen pendanaan Program Beasiswa Tut Wuri Handayani 2026 sebagai berikut:
Dana Pendidikan
- Biaya pendaftaran (admission fee)
- Biaya Pendidikan(tuition fee)
- Biaya buku dan bahan akademik
- Biaya penelitian
Biaya Pendukung
- Tiket (pulang-pergi)
- Biaya hidup
- Biaya buku dan bahan Biaya keadaaan darurat kademik
Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Tut Wuri Handayani 2026 dapat dilihat pada laman kemdiktisaintek.go.id.
(Tribunnews.com/Nurkhasanah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/beasiswa-tu-wuriii-2026.jpg)