Minggu, 3 Mei 2026

Pertamina Patra Niaga Pastikan Pemulihan Pasokan LPG di Aceh Pascabencana

Pertamina Patra Niaga terus berupaya menjaga ketersediaan dan pendistribusian LPG bagi masyarakat Aceh dan sekitarnya.

Tayang:
Editor: Content Writer
Dok. Pertamina Patra Niaga
DISTRIBUSI LPG - Pertamina Patra Niaga terus berupaya menjaga ketersediaan dan pendistribusian LPG bagi masyarakat Aceh dan sekitarnya di tengah sejumlah jalur darat yang hingga saat ini masih sulit dilalui akibat jalan putus serta dampak banjir dan longsor. 

TRIBUNNEWS.COM - Di tengah terhambatnya akses darat akibat banjir dan longsor, Pertamina Patra Niaga tetap berupaya menjaga pasokan dan pendistribusian LPG bagi masyarakat Aceh dan wilayah sekitarnya, meskipun distribusi tidak dapat dilakukan melalui jalur reguler.

Saat ini, beberapa jalur utama belum dapat dilalui secara optimal, di antaranya jalur darat Lhokseumawe–Bener Meriah serta jembatan penghubung Bireuen–Lhokseumawe. Padahal, secara reguler pasokan LPG untuk wilayah Banda Aceh disuplai dari Lhokseumawe melalui jalur darat.

Untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, Pertamina Patra Niaga melakukan berbagai upaya distribusi alternatif dengan memanfaatkan beragam moda transportasi, baik darat, laut, maupun udara, guna menyalurkan BBM, LPG, serta bantuan kemanusiaan.

Pada wilayah Banda Aceh, Pidie Jaya, dan Bireuen, pasokan LPG yang sebelumnya disuplai secara reguler dari Lhokseumawe melalui jalur darat harus dialihkan. Karena jalur Lhokseumawe–Bireuen terputus, Pertamina Patra Niaga melakukan penyeberangan pasokan LPG menggunakan armada skid tank (mobil tangki LPG) yang diangkut dengan kapal laut dari Integrated Terminal Lhokseumawe menuju Fuel Terminal Krueng Raya, Banda Aceh. Selanjutnya, LPG didistribusikan kembali melalui jalur darat ke wilayah Pidie Jaya dan Bireuen.

“Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri karena masih terdapat ruas jalan yang belum tersambung, sehingga distribusi LPG dari Lhokseumawe menuju Banda Aceh dilakukan menggunakan skema distribusi alternatif,” ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun.

Sementara itu, untuk wilayah Aceh Timur dan Langsa, distribusi BBM dan LPG dari Fuel Terminal Lhokseumawe ke Langsa masih dapat dilakukan melalui jalur darat karena akses dari sisi timur Aceh, khususnya dari Aceh Tamiang menuju Lhokseumawe, masih dapat dilalui.

Baca juga: Pertamina Patra Niaga Sediakan Layanan Telepon Khusus bagi Instansi untuk Kebutuhan BBM di Sumatra

Untuk penyaluran LPG, Pertamina telah melakukan pengiriman menggunakan Helicopter dengan metode sling load dari Lhokseumawe menuju Bener Meriah. Selain itu, Pertamina Patra Niaga menerapkan skema Alternative Emergency (AE) dengan moda kapal Ro-Ro (Roll-on/Roll-off) sebagai perbantuan pengiriman skid tank LPG dari Lhokseumawe ke Banda Aceh, guna menopang pasokan ke wilayah Pidie Jaya dan Bireuen. Di lokasi Bireun, distribusi LPG dilakukan dengan menggunakan tali baja menyeberangi sungai karena akses jembatan yang terputus.

“Pengiriman LPG melalui jalur laut dengan kapal Ro-Ro telah tiba di Banda Aceh pada hari kemarin. Ini merupakan alternatif terbaik yang dapat kami lakukan saat ini, meskipun distribusi masih dilakukan secara bertahap dan memerlukan pengaturan lanjutan karena belum sepenuhnya sesuai dengan tingkat permintaan,” lanjut Roberth.

Sebagai langkah penguatan suplai, Pertamina Patra Niaga juga menyiapkan tambahan pasokan dengan mendatangkan truk skid tank LPG dari Dumai, Palembang, Batam, dan Jawa, yang direncanakan mulai tiba di Aceh pada 20 Desember 2025.

Roberth menambahkan akan terus memantau kondisi di lapangan. Pertamina Patra Niaga juga memberikan bantuan hingga total 983 tabung LPG telah disalurkan, terdiri dari 244 tabung pada tahap tanggap darurat awal dan tambahan 739 tabung Bright Gas 12 kg yang difokuskan untuk wilayah Aceh dan sekitarnya. 

“Kami terus berupaya maksimal agar dapur umum dapat terus beroperasi maksimal melayani kebutuhan pangan para pengungsi,” ujar Roberth.

Sebagai bentuk dukungan terhadap operasional dapur umum, Pertamina Patra Niaga dalam beberapa hari terakhir telah menyalurkan 739 tabung Bright Gas ke sejumlah posko dapur umum di Provinsi Aceh. Bantuan tersebut didistribusikan ke posko yang berada di Kabupaten Aceh Tamiang, Bener Meriah, Aceh Utara, dan Gayo Lues.

Selain itu, Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menggunakan LPG secara bijak sesuai kebutuhan, serta menghindari aksi pembelian berlebihan. Perusahaan juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan pasokan energi bagi masyarakat tetap aman dan terpenuhi.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Pertamina terus melakukan upaya terbaik agar energi tetap terdistribusi di tengah keterbatasan akses yang ada,” tutupnya. (*)

Baca juga: Pertamina Patra Niaga Sumbagut Optimalkan Distribusi BBM & LPG di Sumbar Lewat Sitinjau Lauik

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved