Piala Dunia 2022

Drama Pencoretan Pemain Landa Timnas Ekuador, Sang Pelatih Puji Mentalitas La Tricolor

Timnas Ekuador memutuskan tak membawa Byron Castillo ke dalam skuad Piala Dunia 2022 untuk menghindari masalah lebih besar.

MARCELO HERNANDEZ / POOL / AFP
Byron Castillo dari Ekuador (kiri) dan Jean Meneses dari Chili bersaing memperebutkan bola selama pertandingan sepak bola kualifikasi Amerika Selatan untuk Piala Dunia FIFA 2022 di stadion San Carlos de Apoquindo pada 16 November 2021. Pelatih Ekuador memuji mentalitas pemainnya yang tak goyah di tengah drama pencoretan Byron Castillo dari skuad Piala Dunia 2022. 

TRIBUNNEWS.COM - Timnas Ekuador membuat keputusan berat jelang bergulirnya Piala Dunia 2022, Minggu (20/11/2022) pukul 23.00 WIB.

Timnas Ekuador memutuskan untuk mencoret salah seorang penggawa andalannya, Byron Castillo.

Byron Castillo dicoret lantaran Ekuador ingin menghindari sorotan yang lebih besar lagi pada Piala Dunia 2022 kali ini.

Byron Castillo dari Ekuador memberi isyarat selama pertandingan sepak bola kualifikasi Amerika Selatan melawan Bolivia untuk Piala Dunia FIFA Qatar 2022 di Stadion Monumental di Guayaquil, Ekuador, pada 7 Oktober 2021 - Ekuador terancam gagal mentas di Piala Dunia 2022 Qatar karena menggunakan pemain yang tidak sah (FRANKLIN JACOME / POOL / AFP)
Byron Castillo dari Ekuador memberi isyarat selama pertandingan sepak bola kualifikasi Amerika Selatan melawan Bolivia untuk Piala Dunia FIFA Qatar 2022 di Stadion Monumental di Guayaquil, Ekuador, pada 7 Oktober 2021. Pelatih Ekuador memuji mentalitas pemainnya yang tak goyah di tengah drama pencoretan Byron Castillo dari skuad Piala Dunia 2022. (FRANKLIN JACOME / POOL / AFP)

Baca juga: Profil Ismail Elfath: Wasit Asal AS di Piala Dunia 2022 Qatar, Seorang Konsultan IT

Pelatih Ekuador, Gustavo Alfaro mengakui mencoret Byron Castillo adalah keputusan berat.

Sebab sang pemain merupakan andalan La Tricolor di sektor kanan pertahanan.

Gustavo Alfaro mau tak mau harus mencari pengganti yang sepadan agar sisi kanan Ekuador tak dibombardir lawan dengan mudah.

Ia yakin, Castillo akan selalu bersama tim di atas lapangan meski sang pemain tak bersama skuad yang lain.

"Jika Anda semua bisa melihat rasa sakit yang dihadapi Byron," ungkap Alfaro dikutip dari laman Super Sport.

"Jika Anda bisa melihat rasa sakit para pemain soal hal ini, cinta dari skuad kami untuk Byron sangat besar."

"Byron adalah simbol bagi kami."

"Dia akan selalu bersama kami di atas lapangan meski dia tidak di sini," sambungnya.

Sebagaimana diketahui, Castillo tersangkut kasus pemalsuan data terkait kelahirannya.

Byron Castillo dari Ekuador (kiri) dan Jean Meneses dari Chili bersaing memperebutkan bola selama pertandingan sepak bola kualifikasi Amerika Selatan untuk Piala Dunia FIFA Qatar 2022 di stadion San Carlos de Apoquindo di Santiago, pada 16 November 2021 - Ekuador terancam gagal tampil di Piala Dunia 2022 Qatar karena menggunakan pemain yang tidak sah (Marcelo HERNANDEZ / POOL / AFP)
Byron Castillo dari Ekuador (kiri) dan Jean Meneses dari Chili bersaing memperebutkan bola selama pertandingan sepak bola kualifikasi Amerika Selatan untuk Piala Dunia FIFA Qatar 2022 di stadion San Carlos de Apoquindo di Santiago, pada 16 November 2021 (MARCELO HERNANDEZ / POOL / AFP)

Byron Castillo menggunakan akta kelahiran palsu untuk bisa mendapatkan paspor Ekuador.

Padahal, Byron Castillo adalah pesepak bola kelahiran Kolombia.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved