Piala Dunia 2022

Piala Dunia 2022: Penampakan Ruang Ganti Timnas Serbia Bikin Menteri Olahraga Kosovo Ngamuk

Keberadaan bendera Kosovo yang tergantung di ruang ganti pemain Timnas Serbia di Piala Dunia membuat Menteri Olahraga Kosovo ngamuk.

Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Dwi Setiawan
AFP/ANNE-CHRISTINE POUJOULAT
Para pemain Serbia bertepuk tangan di tengah penonton setelah kalah 2-0 dari Brasil pada pertandingan sepak bola Grup G Piala Dunia Qatar 2022 antara Brasil dan Serbia di Stadion Lusail di Lusail, utara Doha pada 24 November 2022. (Photo by Anne-Christine POUJOULAT / AFP) 

TRIBUNNEWS.COM - Penampakan ruang ganti Timnas Serbia di Piala Dunia 2022 membuat Menteri Olahraga Kosovo, Hajrulla Ceku, mencak-mencak.

Usut punya usut, ngamuknya Menteri Olahraga Kosovo tersebut dikarenakan ada bendera negaranya yang tergantung di loker pemain Timnas Serbia di gelaran Piala Dunia 2022 Qatar.

Hajrulla Ceku meminta secara khusus kepada FIFA untuk menyelidiki atau langkah tegas atas tindakan Timnas Serbia yang dianggapnya kontroversi.

Baca juga: Prediksi Skor Timnas Prancis vs Denmark Piala Dunia 2022: Les Bleus di Ambang Fase 16 Besar

Kosovo meminta FIFA untuk bertindak mengingat mereka sudah menjadi anggota sejak tahun 2016.

Diwartakan Aoi, bendera tersebut bertuliskan slogan "Tidak akan ada yang menyerah".

Permintaan Menteri Olahraga Kosovo ini disampaikan melalui cuitannya di media sosial Twitter.

"Gambar memalukan dari ruang ganti Serbia, menampilkan pesan kebencian, xenofobia, dan genosida terhadap Kosovo, sambil mengeksploitasi platform dari Piala Dunia," tulis Hajrulla Ceku.

Federasi Sepakbola Kosovo (FFK) menyatakan bahwa mereka telah mengajukan keluhan kepada FIFA terhadap tindakan agresif dari Serbia.

"Tindakan chauvinis seperti itu tidak memiliki tempat di acara olahraga dan bahkan di dalam tempat di mana acara sepakbola dunia terbesar sedang berlangsung." tulis pernyataan resmi FFK.

"Tidak dapat diterima bahwa tindakan ini dilewatkan begitu saja dan kami dengan tegas menuntut agar FIFA secara tegas menerapkan aturannya dan menghukum Federasi Sepakbola Serbia atas tindakan agresif yang bertentangan dengan nilai-nilai yang ditransmisikan melalui sepakbola."

Bekas provinsi Yugoslavia itu mendeklarasikan kemerdekaan dari Serbia pada 2008, yang sangat ditolak oleh Beograd.

Pekan ini, pemimpin Serbia dan Kosovo mencapai kesepakatan untuk mengakhiri pertikaian mereka terkait pelat nomor kendaraan bermotor.

Kosovo telah merencanakan untuk mulai mendenda ribuan pengendara yang saat ini masih memiliki pelat nomor Serbia.

Terlepas dari itu, Timnas Serbia memiliki awalan yang kurang baik di Piala Dunia 2022.

Tergabung di Grup H bersama Brasil, Kamerun dan Swiss, Serbia menuai kekalahan pada pertandingan pertama.

Dusan Vlahovic dkk menelan kekalahan 2-0 dari Timnas Brasil di Piala Dunia 2022 fase grup, Kamis (26/11/2022).

(Tribunnews.com/Giri) 

Sumber: TribunSolo.com
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved