Piala Dunia 2022

Kamerun vs Serbia: Serbia Janji Tampil Berbeda, Live on SCTV, Mentari Senin (28/11) Pukul 17.00 WIB

Duel Serbia vs Kamerun dalam putaran kedua grup G di Stadion Al Janoub, Al Wakrah, Qatar, Senin (28/11) akan menjadi laga hidup mati bagi kedua tim.

Penulis: Deny Budiman
Editor: Muhammad Barir
AFP/ANNE-CHRISTINE POUJOULAT
Para pemain Serbia bertepuk tangan di tengah penonton setelah kalah 2-0 dari Brasil pada pertandingan sepak bola Grup G Piala Dunia Qatar 2022 antara Brasil dan Serbia di Stadion Lusail di Lusail, utara Doha pada 24 November 2022. (Photo by Anne-Christine POUJOULAT / AFP) 

TRIBUNNEWS.COM- DIREKTUR timnas Serbia, Stevan Stojanovic greget melihat mental, dan fokus pasukannya yang terlalu cepat melempem saat ditekuk Brasil 2-0 di laga pembuka Piala Dunia 2022 (25/11).

Serbia, yang lolos ke Qatar setelah menjuarai grup A kualifikasi zone Eropa, sebenarnya tampil baik pada babak pertama.

Namun, babak kedua Serbia kedodoran hingga kebobolan dua gol yang diborong bintang muda Brasil, Richarlison.

"Kesannya adalah kami memulai babak kedua dengan terlalu menghormati nama besar Brasil dan itu membuat kami kehilangan hasil positif," kata direktur tim nasional Stevan Stojanovic.

Baca juga: Piala Dunia 2022: Penampakan Ruang Ganti Timnas Serbia Bikin Menteri Olahraga Kosovo Ngamuk

"Kami mengangkat tangan terlalu dini untuk menyerah, yang di masa lalu bukan karakteristik generasi ini."

Pelatih Serbia, Dragan Stojkovic punya alasan lain di balik kekalahannya. Dia menilai, sejumlah pemain andalannya,

termasuk pencetak gol terbanyak, Aleksandar Mitrovic, tidak dalam kondisi sepenuhnya fit melawan tim peringkat satu dunia tersebut.

Stojkovic berjanji, pasukannya akan tampil berbeda di dua laga berikutnya.

"Kami harus menghadapi fakta itu. Sulit untuk menang, apalagi melawan tim sekelas Brasil saat banyak pemain kondisinya belum 100 persen. Anda akan melihat tim yang berbeda melawan Kamerun)," kata Stojkovic berjanji.

Duel lawan Kamerun dalam putaran kedua grup G di Stadion Al Janoub, Al Wakrah, Qatar, Senin (28/11) akan menjadi laga hidup mati bagi kedua tim.

Siapa yang menang di laga ini, bakal menjaga kans untuk lolos ke babak 16. Sebaliknya, siapa yang kalah, hampir dipastikan bakal tersingkir dini.

Kamerun sendiri ditekuk Swiss 0-1 pada laga pembuka lalu.

Gol semata-wayang Breel Embolo di menit ke-48 memanfaatkan umpan Xherdan Shaqiri menutup harapan wakil Afrika ini memetik kemenangan pertamanya di Piala Dunia sejak 2002.

Presiden Federasi Sepak Bola Kamerun, Samuel Eto'o -- yang 20 tahun lalu menjadi pemain terakhir yang mencetak gol kemenangan untuk negaranya di Piala Dunia --, dengan optimistis sesumbar timnya akan mencapai babak final di gelaran kali ini.

Halaman
123
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved