Piala Dunia 2022

Pesan Pemuka Agama Muslim Jelang Laga Maroko vs Spanyol Piala Dunia 2022: Jangan Ada Kekerasan

Para pemimpin Muslim di Spanyol serukan pesan kedamaian kepada para suporter Maroko dan Tim Matador di seluruh penjuru Spanyol.

AFP/FADEL SENNA
Para pemain Timnas Maroko merayakan kemenangan mereka dalam laga sepak bola Grup F Piala Dunia 2022 Qatar antara Kanada melawan Maroko di Stadion Al-Thumama, di Doha, Qatar, Kamis (1/12/2022) waktu setempat. Timnas Maroko berhasil melaju ke babak 16 besar. AFP/FADEL SENNA 

TRIBUNNEWS.COM - Maroko akan menghadapi Spanyol pada lanjutan babak 16 Besar Piala Dunia 2022 di Stadion Education City, Qatar pukul 22.00 WIB (6/12/2022).

Para pemimpin Muslim di Spanyol serukan pesan kedamaian kepada para suporter Maroko dan Tim Matador di seluruh penjuru Spanyol.

Mereka takut kejadian oknum suporter Belgia dapat terlulang ketika laga babak 16 Besar nanti malam.

Baca juga: Prediksi Skor Maroko vs Spanyol Piala Dunia 2022 dan Profil Hakim Ziyech, La Roja Lebih Diunggulkan

Dilansir melalui Euro News, lebih dari 870.000 warga negara Maroko tinggal di Spanyol.

Hal ini menjadikan warga Maroko menyandang predikat kelompok terbesar negara asing di sebuah negara.

Beberapa komunitas tersebar di wilayah timur laut Catalonia, Murcia sebelah tenggara dan bagian selatan di Almeria.

Kawasan Spanyol merupakan bekas wilayah kekuasaan Bani Umayyah yang berpusat di Andalusia.

Maka dari itu kawasan Spanyol merupakan daerah yang tak asing bagi umat Muslim.

Banyak peninggalan fisik dan non-fisik melekat di setiap sudut-sudut kota Spanyol.

Imam besar masjid Almuhseneen di Almeria Abdallah Mhanna mengatakan orang Maroko dan Spanyol akan menikmati pertandingan tanpa adanya kekerasan.

"Warga Maroko dan Spanyol akan menikmati pertandingan sepak bola untuk kemenangan tim manapun."

"Tidak mungkin ada dua kelompok yang tidak bisa mengendalikan diri dan menciptakan masalah," ujar imam besar tersebut.

"Kami menghimbau untuk umat Islam untuk menggunakan nilai-nilai Islam terkait perdamainan dan tanpa kekerasan," tambahnya.

Abdallah mengatakan ada sekitar 70.000 warga Maroko yang tinggal di Almeria.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved