Breaking News:

Piala Dunia 2022

Dosa Enrique bagi Spanyol di Piala Dunia 2022: Pilih Kiper Medioker Ketimbang Raja Penalti

Luis Enrique menjadi orang yang paling disorot dari gagalnya Spanyol melaju ke babak 8 besar Piala Dunia 2022.

Penulis: deivor ismanto
Editor: Drajat Sugiri
AFP/ADRIAN DENNIS
Luis Enrique menjadi orang yang paling disorot dari gagalnya Spanyol melaju ke babak 8 besar Piala Dunia 2022. - Penjaga gawang Chelsea asal Spanyol, Kepa Arrizabalaga meninggalkan lapangan usai peluit akhir berbunyi dalam laga putaran kelima Piala FA (FA Cup) antara Luton Town melawan Chelsea di Stadion Kenilworth Road, di Luton, Inggris bagian tengah, Kamis (3/3/2022) dini hari WIB. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 2-3 (2-1) untuk kemenangan The Blues. AFP/ADRIAN DENNIS 

TRIBUNNEWS.COM - Luis Enrique menjadi orang yang paling disorot dari gagalnya Spanyol melaju ke babak 8 besar Piala Dunia 2022.

Menghadapi wakil Afrika, secara mengejutkan Spanyol harus tumbang pada babak adu penalti setelah pertandingan berakhir 0-0 di waktu normal dan extra time.

Sang kiper La Roja kalah mentereng dari penjaga gawang Maroko yang keluar sebagai juru selamat.

Baca juga: Pelatih Korea Selatan Langsung Mundur Setelah Kalah 1-4 dari Brasil, Begini Kata Paulo Bento

Kiper Spanyol Unai Simon memberi selamat pada kiper Maroko Yassine Bounou usai adu penalti pada pertandingan sepak bola putaran 16 besar Piala Dunia Qatar 2022 antara Maroko dan Spanyol di Stadion Kota Pendidikan di Al-Rayyan, barat Doha. Selasa  (6 Desember 2022). (JACK GUEZ/AFP)
Kiper Spanyol Unai Simon memberi selamat pada kiper Maroko Yassine Bounou usai adu penalti pada pertandingan sepak bola putaran 16 besar Piala Dunia Qatar 2022 antara Maroko dan Spanyol di Stadion Kota Pendidikan di Al-Rayyan, barat Doha. Selasa (6 Desember 2022). (JACK GUEZ/AFP) (AFP/JACK GUEZ)

Unai Simon hanya mampu menepis satu sepakan penalti lawan, sedangkan Yassine Bounou (Bono) mampu menggagalkan seluruh algojo Spanyol (2).

Alhasil, La Roja harus menerima kenyataan gagal melaju ke babak 8 besar Piala Dunia 2022 karena kalah adu tos-tosan dengan skor 3-0.

Yang menjadi sorotan adalah pemilihan penjaga gawang yang dipanggil Luis Enrique untuk Piala Dunia 2022.

Eks pelatih Barcelona itu secara mengejutkan meninggalkan 2 kiper elite yang sedang bermain apik bersama klub.

Adalah Kepa Arrizabalaga (Chelsea) dan David De Gea (Manchester United).

Nama yang disebutkan pertama adalah kiper yang memiliki statistik elite perihal menepis sepakan 12 pas.

Per catatan FBref, Kepa memiliki catatan penalty save 69.12 per pertandingan selama 3 musim terakhir.

Penjaga gawang Chelsea asal Spanyol, Kepa Arrizabalaga menyemburkan air minum dari mulutnya dalam laga putaran kelima Piala FA (FA Cup) antara Luton Town melawan Chelsea di Stadion Kenilworth Road, di Luton, Inggris bagian tengah, Kamis (3/3/2022) dini hari WIB. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 2-3 (2-1) untuk kemenangan The Blues. AFP/ADRIAN DENNIS
Penjaga gawang Chelsea asal Spanyol, Kepa Arrizabalaga menyemburkan air minum dari mulutnya dalam laga putaran kelima Piala FA (FA Cup) antara Luton Town melawan Chelsea di Stadion Kenilworth Road, di Luton, Inggris bagian tengah, Kamis (3/3/2022) dini hari WIB. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 2-3 (2-1) untuk kemenangan The Blues. AFP/ADRIAN DENNIS (AFP/ADRIAN DENNIS)

Sedangkan kiper kesayangan Enrique, Unai Simon hanya memiliki statistik 52.16 penalty save selama 3 musim terakhir bersama Bilbao.

Di kompetisi dengan sistem turnamen seperti Piala Dunia pemilihan karakter kiper sesuai atribut yang mereka miliki begitu krusial.

Namun, Enrique justru memanggil 3 kiper yang berkarakter sama, yaitu ball playing goal keeper.

Dimana, penjaga gawang tersebut mampu mem-build up serangan dengan apik karena memiliki atribut mentereng soal passing.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved