Jumat, 29 Agustus 2025

Pilkada Serentak 2020

Gerindra Ungkap Alasan-alasan Dukung Gibran di Pilkada Solo 2020 

Muzani mengatakan dukungan Gerindra juga diberikan karena adanya hubungan antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Presiden Jokowi.

Editor: Johnson Simanjuntak
Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto bertemu di Istana Merdeka, Jumat (11/10/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani mengungkap alasan-alasan dibalik dukungan partainya kepada Gibran Rakabuming Raka di pemilihan wali kota Solo 2020.

Muzani mengatakan alasan pertama Gerindra mendukung putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut adalah karena pihaknya harus memanfaatkan jumlah kursi di Solo yang hanya berjumlah tiga kursi. 

"Pertama, kursi kita di Solo tiga, sehingga kita harus menggunakan tiga kursi itu untuk segera mencalonkan itu," ujar Muzani, di Kantor DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (3/8/2020).

Baca: Cucu Pakubuwono XII Bakal Jadi Lawan di Pilkada Solo, Gibran: Biar Pilihan Makin Banyak

Alasan kedua, kata dia, dikarenakan Gibran diperkirakan bakal menjadi calon tunggal dalam Pilkada Serentak 2020 mendatang di kota Solo. Karena itulah dukungan Gerindra diberikan. 

Gibran dan Teguh Prakosa sempat pose bersama seusai serahkan sapi untuk kurban di kantor DPC PDIP Solo, Jalan Hasanudin Nomor 26, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Kamis (30/7/2020).
Gibran dan Teguh Prakosa sempat pose bersama seusai serahkan sapi untuk kurban di kantor DPC PDIP Solo, Jalan Hasanudin Nomor 26, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Kamis (30/7/2020). (TribunSolo.com/Ryantono Puji)

Kemudian alasan terakhir, Muzani mengatakan dukungan Gerindra juga diberikan karena adanya hubungan antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Presiden Jokowi

Diketahui, saat ini Prabowo menjabat selaku Menteri Pertahanan dalam Kabinet Indonesia Maju milik Presiden Jokowi.

"Kemudian tentu saja Pak Prabowo adalah menteri pertahanan yang merupakan menteri dari Pak Jokowi. Jadi saya kira hubungan-hubungan itu juga menjadi alasan-alasan kita mengambil keputusan itu," tandasnya.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan