Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Ray Rangkuti: Wacana Pengembalian Pilkada ke DPRD Akan Membuat Keterlibatan Perempuan Berkurang

Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti mengatakan, keterlibatan perempuan dalam Pilkada

Gita Irawan/Tribunnews.com
Pengamat politik dan pendiri Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lingkar Madani Ray Rangkuti usai diskusi di kawasan Menteng Jakarta Pusat pada Senin (19/12/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti mengatakan, keterlibatan perempuan dalam Pilkada harus terus didorong.

Terlebih, wacana soal Pilkada yang akan dikembalikan ke DPRD justru berdampak pada keterlibatan perempuan akan berkurang.

Hal itu disampikan Ray saat webinar bertajuk 'Perempuan dalam Panggung Pilkada 2020', Sabtu (19/9/2020).

"Pilkada langsung memberi kesempatan yang luas kepada kaum perempuan betul-betul terlibat di dalam pelaksanaan Pilkada," kata Ray.

Baca: Sepakat Dengan JK, Ujang Komaruddin: Pilkada Bisa Diundur, Tapi Nyawa Rakyat Tak Bisa Dikembalikan

Maka dari itu, Ray menilai perlunya wacana pengembalian pemilihan kepala daerah ke DPRD perlu ditinjau ulang.

Sebab, kalau Pilkada dikembalikan ke DPRD hanya bisa menghitung jari berapa kaum perempuan yang dipilih.

"Mendorong perempuan-perempuan baik dari kuantitas maupun kualitas ditingkat pelaksanaan Pilkada" ucap Ray.

"Saya kira salah satu hal yang harus pertahankan adalah melalui Pilkada langsung," tambahnya.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved