Pilpres 2019

Pemilihan Ma'ruf Amin Sebagai Cawapres Jokowi Upaya Hilangkan Sentimen Keagamaan

Pemilihan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu dinilai dapat mengurangi sentimen keagamaan yang kerap diarahkan kepada Jokowi.

Pemilihan Ma'ruf Amin Sebagai Cawapres Jokowi Upaya Hilangkan Sentimen Keagamaan
Tribunnews/JEPRIMA
Bakal Capres dan Cawapres Pilpres 2019, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin saat akan melakukan tes kesehatan di RSPAD Jakarta Pusat, Minggu (12/8/2018). Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden petahana, Joko Widodo akan berpasangan dengan Ketua MUI, Ma'ruf Amin di pemilihan presiden (pilpres) 2019 mendatang.

Pemilihan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu dinilai dapat mengurangi sentimen keagamaan yang kerap diarahkan kepada Jokowi.

"Pilihan menjadikan Ma'ruf Amin Cawapres tepat agar isu Islam phobia, anti ulama, kriminalisasi ulama tak menjadi hambatan Jokowi menjalankan tugas pemerintahan," kata Sekretaris Jenderal Gerakan Relawan untuk Demokrasi, Ali Sa'roni, Jumat (17/8/2018).

Selain dapat mengurangi sentimen keagamaan, kata dia, Ma'ruf Amin adalah pakar ekonomi syariah yang bisa memanfaatkan keahlian dan kemampuan untuk membantu Jokowi memperkuat ekonomi Indonesia.

Baca: SBY Tak Hadiri Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi, Masih di Singapura hingga Pekan Depan

Melalui ekonomi syariah, nantinya, ekonomi Indonesia tidak lagi dikuasai segelintir elite atau orang, tetapi benar-benar ekonomi yang dimiliki seluruh rakyat Indonesia.

"Ini tentu akan memperkuat apa yang telah dilakukan Jokowi selama ini dalam membangun ekonomi Indonesia," kata dia.

Sementara Ketua Dewan Pembina Garuda Jonni Hermanto menegaskan ribuan anggota Garuda yang tersebar di 34 Provinsi di Indonesia siap all out memenangkan Jokowi-Ma'ruf.

Baca: Gempa Bumi Magnitudo 6,7 di NTT Getarannya Terasa hingga ke Denpasar dan Banyuwangi

Sampai saat ini, kata dia, anggota Garuda sudah ada di 525 Kabupaten/Kota dan 5000 kecamatan.

Seperti diketahui, pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sudah mendaftarkan diri sebagai pasangan bakal calon presiden-calon wakil presiden ke KPU RI.

KPU RI akan menetapkan pasangan capres-cawapres di Pilpres 2019 pada 20 September 2018.

Untuk masa kampanye akan dimulai pada 23 September 2018 hingga 13 April 2019.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved