Pilpres 2019

Tanggapi Kisruh Gerakan Ganti Presiden, Sandiaga: Seharusnya Saling Mendukung

"Ini pesta demokrasi yang mestinya saling mendukung, bersatu, sejuk, damai," kata Sandiaga

Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com
Sandiaga Uno 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Nurcholis Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bakal Cawapres Sandiaga Uno ikut berkomentar terkait sejumlah penghadangan aktivis #2019GantiPresiden di berbagai wilayah di Indonesia.

Menurutnya, semua pihak seharusnya bersatu, bukan justru menimbulkan perpecahan.

Baca: Soal Deklarasi #2019GantiPresiden, Pemuda Muhammadiyah: Aksi Tersebut Konstitusional

"Ini pesta demokrasi yang mestinya saling mendukung, bersatu, sejuk, damai, kita junjung tinggi kebersamaan kita, kita junjung tinggi persaudaraan kita," kata Sandiaga di salah satu mall dibilangan Jakarta Utara, Minggu (26/8/2018).

Sandiaga pun menyakini masyarakat Indonesia menginginkan pilpres 2019 berjalan dengan damai.

"Saya yakin emak-emak ini seneng, bunda-bunda ini maunya yang damai-damai aja kok," ujarnya.

Sandi mengatakan tidak ada yang perlu dikhawatrikan terkait hal itu. Sebab, saat ini masyarakat Indonesia sudah matang dalam menjalankan demokrasi.

"Enggak ada yang perlu dikhawatirkan, demokrasi kita udah matang, sudah sangat dewasa, sudah bijaksana, dan Insyaallah ini jadi Pilpres yang saling mempersatukan," ucap Sandiaga.

Diketahui sejumlah aktivis #2019GantiPresiden mendapat penolakan dari sejumlah masa.

Salah satunya Neno Warisman yang hendak menghadiri acara #2019GantiPresiden, masa menolak Neno di gerbang Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK) Pekanbaru, Riau, hingga akhirnya Neno tak bisa keluar dari Bandara.

Hal serupa juga dialami Ahmad Dhani yang hendak menghadiri deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya, Jawa Timur.

Baca: Lalu Muhammad Zohri: Belum Berhasil Kalau Belum Pertama

Bahkan masa mengepung Hotel Majapahit Surabaya tempat Dhani menginap.

Massa sengaja menggelar aksi di depan hotel tersebut untuk menghadang agar Ahmad Dhani tidak bisa keluar dan bergabung dengan massa aksi deklarasi.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved