Pilpres 2019

Dualisme Pemahaman Sikap Para Mantan Napi Teroris Jelang Pilpres 2019

Jelang pemilihan presiden mantan narapidana tindak terorisme masih memiliki dua sikap. Ada yang akan ikut pemilu, ada juga yang tidak akan ikut pemilu

Dualisme Pemahaman Sikap Para Mantan Napi Teroris Jelang Pilpres 2019
ist
Ilustrasi terorisme 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jelang pemilihan presiden mantan narapidana tindak terorisme masih memiliki dua sikap. Ada yang akan ikut pemilu, namun tidak sedikit yang tidak akan mengikuti pemilihan.

Bahkan, masih menganggap sistem demokrasi yang hari ini dibangun, sebagai suatu thogut buatan kaum kafir.

Hal itu diungkapkan oleh mantan teroris Poso, Iqbal Khusaini kepada Tribun di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (27/9/2018).

Iqbal Khusaini mengatakan, dua pemahaman ini masih terlibat begitu nyata, meski para mantan narapidana teroris sudah mendapatkan program deradikalisasi.

"Masih ada dualisme pemahaman mengenai pemilu saat ini. Mereka yang sudah sangat terpapar, masih menganggap Pilpres itu sistem kufur dan bukan berasal dari Islam," jelasnya.

Mantan anggota pelatihan teroris Filipina itu melanjutkan, mantan narapidana terorisme tidak dapat begitu saja menerima sistem demokrasi di Indonesia.

Terlebih, mereka sudah terpapar konsep radikalisme yang terdoktrin sejak belasan tahun lalu.

Sementara mereka yang akan memilih, menilai sudah saatnya Indonesia dipimpin oleh seorang kepala negara yang dapat mengakomodir kebutuhan dan kepentingan mereka berdasar pada pemahaman yang dianut.

"Kalau jumlahnya berapa banyak yang mau milih, berapa banyak yang enggak mau, ya beda tipis lah," ungkapnya.

Baca: Adang Ali Sempat Pingsan Didorong-dorong Pelaku Pengeroyokan saat Hendak Menolong Haringga

Menjadi perhatian aparatur negara, mereka yang masih menganggap sistem demokrasi kali ini merupakan sistem kafir, bukan tidak mungkin akan melakukan tindak pidana terorisme.

Halaman
12
Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved