Pilpres 2019

Diisukan Jadi Alat Politik Kubu Petahana, Ma'ruf Amin: Ini Kejam dan Kebangetan

"Ada yang bilang Kiai Maruf ini hanya sebagai alat saja, ini isu yang kejam," kata Ma'ruf Amin

Diisukan Jadi Alat Politik Kubu Petahana, Ma'ruf Amin: Ini Kejam dan Kebangetan
Istimewa
Calon Wakil Presiden Nomor Urut 1, Ma'ruf Amin 

Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, TASIKMALAYA - Calon Wakil Presiden nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin menampik isu bahwa dirinya hanya dijadikan alat politik bagi pasangannya Joko Widodo.

Ma'ruf sebut tuduhan itu kejam dan 'kebangetan'.

Baca: Jaringan Kiai Santri Nasional akan Sasar 1,3 Juta Pemilih di Malaysia untuk Jokowi-Maruf Amin

"Ada yang bilang Kiai Maruf ini hanya sebagai alat saja, ini isu yang kejam. Masa kita sebagai alat, kebangetan itu maka jangan didengar," kata Ma'ruf saat memberikan sambutan dihadapan ribuan alim ulama dalam acara Holaqah Alim Ulama dan Silaturahmi Pengasuh Pondok Pesantren Se-Jawa Barat, di Ponpes Cipasung Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (22/10/2018).

Pria yang pernah menjabat sebagari Rais Aam atau pemimpin tertinggi di organisasi PBNU itu mengaku heran dengan tuduhan tersebut.

Dia pun mengatakan kepada masyarakat yang merasa terpengaruh untuk tidak mendengarkan isu murahan seperti itu.

"Mosok Rais Aam bisa jadi alat, itu jangan didengar," jelasnya.

Ma'ruf pun menjelaskan dirinya bukan orang awam di dunia politik. Sebab tercatat dia turun ke politik sejak 20 tahun lalu dengan menjadi anggota DPR RI, anggota DPRD DKI, dan Watimpres hingga dua periode 2007 - 2010, 2010 - 2014.

Ketua MUI nonaktif itupun mengatakan sebetulnya Jokowi bisa saja memilih pendamping di pilpres 2019 bukan dari golongan Kiai, melainkan politisi.

Kenyataannya, keputusan Jokowi memilih kalangan Kiai harus dihormati. Hal tersebut secara langsung menunjukan bahwa terpilihnya Ma'ruf sebagai pendamping calon petahana, dapat bermakna Jokowi mencintai ulama dan para santri.

Halaman
12
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved