Breaking News:

Pilpres 2019

Kubu Prabowo-Sandi Sebut yang Bilang Harga di Pasar Mahal Pedagang

Andre Rosiade mengatakan yang menyebut harga-harga di pasar mahal bukanlah tokoh politik atau Calon Presiden dan Wakil Presiden, melainkan penjual

SRIPO/SYAHRUL
KUNJUNGI PASAR --- Calon Wakil Presiden (Cawapres), Sandiaga Salahudin Uno saat blusukan ke Pasar 10 Ulu Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (18/9/2018) pagi. Pada kunjungan ini Sandi berdialog dengan pedagang Pasar 10 Ulu. SRIPO/SYAHRUL 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Andre Rosiade mengatakan bahwa yang menyebut harga-harga di pasar mahal bukanlah tokoh politik atau Calon Presiden dan Wakil Presiden, melainkan penjual dan pembeli di pasar.

Pernyataan Andre tersebut merespon himbauan Jokowi yang meminta untuk tidak menyebut harga barang-barang di pasar mahal, karena akan menyebabkan orang emoh datang ke pasar.

"Yang selama ini bilang harga mahal, bukan bang Sandi (Sandiaga Uno) atau pak Prabowo, tetapi pedagang dan pembeli. Mereka curhat," ujar Andre kepada Tribunnews, Kamis, (1/11/2018).

Andre mengatakan bahwa Sandiaga Uno selama ini rutin mengunjungi pasar dalam setiap kegiatannya, untuk memastikan harga dan ketersedian kebutuhan pokok. Selama ini banyak keluhan dari masyarakat bahwa harga-harga kebutuhan pokok terus naik dan hidup semakin sulit.

Andre menduga pernyataan Jokowi tersebut keluar karena tidak mendapatkan informasi utuh mengenai kondisi di pasar tradisional.

"Mungkin pak Jokowi tidak mendapatkan informasi yang utuh. Bang sandi itu nanya pedagang bagaimana kondisinya, lalu dijawab sepi karena harga harga naik," katanya.

Baca: Kabasarnas: Belum Lengkap, Karena Black Box Lion Air Itu Ternyata Putus

Andre mengaku sering mendampingi Sandiaga saat blusukan ke pasar-pasar tradisional. Apa yang dikatakan Sandi soal keluhan pedagang di pasar tersebut benar adanya dan tidak mengada-ngada.

"Coba ke pasar, tanya ke pedagang, tanya ke pembeli. Jadi engga ada yang mengada-ngada," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo blusukan ke pasar Suryakencana, Bogor, Selasa (31/10/2018) menjelang tengah malam.

Usai berbelanja dan menyapa sejumlah pedagang, Jokowi memastikan bahwa harga kebutuhan pokok terkendali. Ia pun meminta tak ada lagi pihak-pihak yang menyebut bahwa harga kebutuhan pokok mahal.

"Jangan sampai ada yang teriak di pasar harga mahal-mahal. Nanti ibu-ibu (pedagang) di pasar marah, nanti enggak ada yang datang ke pasar, larinya ke supermarket, ke mall," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan, barang kebutuhan pokok di pasar Suryakencana ini disuplai langsung dari Pasar Kramatjati. Bahkan, ada juga pedagang yang mengambil dari petani langsung.

"Jadi pasar tradisional itu pasar yang paling murah. Jadi jangan sampai masuk ke pasar bilang harga-harga mahal. Orang-orang enggak mau masuk ke pasar lagi. Hati-hati," kata Jokowi.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved