Pilpres 2019

Sekjen PDIP: Pernyataan Prabowo Menunjukkan Ahistoris

Menurut Hasto, seorang pemimpin tak boleh ahistoris, termasuk komitmen atas kemerdekaan Palestina.

Sekjen PDIP: Pernyataan Prabowo Menunjukkan Ahistoris
Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat pidato di acara Bimbingan Teknis kader PDIP di Grand Paragon Hotel, Taman Sari, Jakarta Barat, Jumat (23/11/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PDI Perjuangan menyoroti pernyataan capres Prabowo Subianto soal rencana pemindahan Kedubes Australia ke Yerusalem.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebut, pernyataan Prabowo ini mencerminkan sosok pemimpin yang berlawanan dengan sejarah atau ahistoris.

Hal itu disampaikan Hasto saat pidato di acara Bimbingan Teknis kader PDIP di Grand Paragon Hotel, Taman Sari, Jakarta Barat, Jumat (23/11/2018).

"Seorang pemimpin juga tak boleh ahistoris. Kemarin Pak Prabowo tidak peduli ketika yang namanya pemerintahan Australia akan memindahkan kedutaan Australia ke Yerusalem. Kita harus ingat bahwa konstitusi mengamanatkan pada kita yang namanya kemerdekaan ialah hak segala bangsa," kata Hasto.

Sekertaris TKN Jokowi-Ma'ruf Amin ini kemudian berbicara soal sikap Presiden pertama RI Soekarno yang menegaskan kemerdekaan menjadi hak segala bangsa.

Menurut Hasto, seorang pemimpin tak boleh ahistoris, termasuk komitmen atas kemerdekaan Palestina.

Baca: PDIP Sindir Sandiaga Uno Yang Tak Paham Unggah-unggah

"Bung Karno secara konsisten menyatakan kemerdekaan ialah hak segala bangsa dengan menyatakan sikapnya untuk membela kemerdekaan Palestina seluas-luasnya," terang Hasto,

"Karena itu lah menjadi pemimpin tak boleh ahistoris seperti Pak Prabowo. Menjadi pemimpin seharusnya berdiri kepada sikap konstitusional kita, bahwa kemerdekaan ialah hak kemerdekaan bangsa," sambungnya.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved