Pilpres 2019

Berunjuk Rasa di Depan Kedubes Australia, PLMI Kecam Pernyataan Prabowo Subianto

Mereka membentangkan spanduk dan poster-poster bertuliskan "Palestina Merdeka Harga Mati", "STOP Pemindahan Kedubes ke Yerusalem"

Berunjuk Rasa di Depan Kedubes Australia, PLMI Kecam Pernyataan Prabowo Subianto
Danang Triatmojo/Tribunnews.com
demo Prabowo dan kedubes 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kelompok yang tergabung dalam Persatuan Liga Muslim Indonesia (PLMI) berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Australia menolak pemindahan Kedubes negeri kangguru dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Mereka juga mengecam keras pernyataan Prabowo Subianto yang menghargai Australia untuk memindahkan Kedubesnya ke Yerusalem.

Sekitar 300 massa aksi berkumpul dikomandoi oleh satu mobil dengan pengeras suara.

Mereka membentangkan spanduk dan poster-poster bertuliskan "Palestina Merdeka Harga Mati", "STOP Pemindahan Kedubes ke Yerusalem", serta "Prabowo Sakiti Umat Islam".

"Salah satu Capres yang harusnya paham sejarah malah mendukung pemindahan Kedubes Australia di Tel Aviv ke Yerusalem," seru salah satu orator di atas mobil komando, di Jalan Patra Kuningan Raya, Setia Budi, Jakarta Selatan, Selasa (27/11/2018).

Mereka mengutuk keras pernyataan Prabowo tersebut, sekaligus khawatir hal itu bisa merusak harmonisasi Indonesia dengan Palestina yang selama ini berlangsung baik.

"Kami mengutuk keras pernyataan tersebut. Jangan sampai harmonisasi Indonesia oleh Palestina dirusak oleh salah satu Capres kita," imbuh orator.

Baca: KPK: Kita Bisa OTT Tiap Hari Asal Personel Cukup

Penolakan mereka itu sebagai bentuk perlawanannya terhadap penjajahan rakyat Palestina yang memiliki sejarah hubungan panjang perjuangan rakyat Indonesia dengan Palestina yang saling mendukung satu sama lain.

Mereka berujar, gelombang aksi-aksi serupa bakal dilakukan secara berkesinambungan.

"Ini adalah sebuah kongkalikong jahat, jelas-jelas pelaku antek itu adalah Australia dan Amerika. Ini penting, gerakan penolakan pemindahan Kedubes akan dilakukan terus menerus," katanya.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved