Pilpres 2019

Unsur Kejut Dalam Debat Capres-Cawapres Hilang

Hanya saja memang ada semacam keterkejutan bahwa debat ini tidak menggunakan pola langsung.

Unsur Kejut Dalam Debat Capres-Cawapres Hilang
Danang Triatmojo/Tribunnews.com
Ray Rangkuti 

"Justru dalam poin ini akan terlihat apakah para capres menggunakan data-data yang shahih atau data-data yang terlalu digelembungkan," jelas Ray Rangkuti.

Untuk point kedua ini, dia menilai, memang sangat menarik melihat apakah selama ini misalnya data yang diungkap oleh para capres dapat dipertahankan kebenarannya di dalam debat.

Sebut saja misalnya, ia mencontohkan, soal isu rumah sakit yang menggunakan selang berulang-ulang atau harga pokok yang dinyatakan meningkat selama beberapa tahun terakhir.

"Dengan begitu akan terlihat apakah memang data yang mereka pergunakan merupakan data yang sahih atau sudah ada unsur penggelembungan di dalamnya," jelasnya.

Baca: Terungkap, PT Isargas Beri Uang Rp 250 Juta untuk Eni Saragih

Karena itu, menurut dia, unsur keterkejutan seperti ini terkadang menjadi penting. Sehingga pemilih juga dapat menilai apakah calon presiden yang bersangkutan memiliki kejujuran di dalam menilai sesuatu.atau hanya sekedar memainkan data-data untuk kepentingan pemenangan pilpres.

"Oleh karena itu menjadikan debat dengan pertanyaan terlebih dahulu disampaikan kepada para kandidat maka unsur kejut dan unsur melihat data yang shahih atau digelembungkan bisa saja hilang. Dalam hal ini pemilih juga berpotensi untuk dirugikan," jelasnya.

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved