Breaking News:

Pilpres 2019

Prabowo-Sandi Bertemu Ketua Umum Partai Politik Pengusung Jelang Debat Pilpres 2019

Prabowo Subianto rutin bertemu dengan sejumlah ketua umum partai pengusung menjelang debat perdana Pemilu Presiden.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Calon Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno (kanan) pada acara Pidato Kebangsaan Prabowo Subianto dengan tema 'Indonesia Menang' di Plenary Hall JCC, Jakarta, Senin (14/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto rutin bertemu dengan sejumlah ketua umum partai pengusung menjelang debat perdana Pemilu Presiden, Kamis (17/1/2019) besok.

Selain dengan Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY), pertemuan juga dilakukan dengan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri.

Baca: KPK Terima Pengembalian Rp 70 Juta dari Anggota DPRD Bekasi Terkait Kasus Meikarta

"Prabowo rajin sekali bertemu dengan Ketum, dan lainnya. Minggu ini dengan ustaz Salim sudah 2 kali, Amien Rais hampir 2-3 hari sekali. SBY sudah 3 kali," ujar Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ahmad Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, (16/1/2019).

Pada pertemuan tersebut Prabowo-Sandi meminta masukan soal debat yang akan mengupas tema Hukum, HAM, Terorisme, dan Korupsi.

Selain tentunya membahas pemenangan Prabowo-Sandi secara keseluruhan.

Baca: KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu

"Pertemuan itu sebagai masukan untuk menghadapi debat," katanya.

Muzani memastikan bahwa pertanyaan dan pernyataan Prabowo-Sandi dalam debat nanti, tidak akan keluar dari tema yang telah ditentukan.

Baca: Bedah Ekonomi Gus Dur, Rizal Soroti Kartel Impor: Prabowo Berani Hilangkan, Jokowi Belum Menjawab

Pihaknya juga sepakat bahwa dalam debat tidak menyerang personal.

"Yang pasti pak Prabowo akan menghormati pada posisi itu. Jadi, kita tidak akan keluar dari materi yang hari ini jadi tema perdebatan," katanya.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved