Breaking News:

Pilpres 2019

TKN Persilahkan Bawaslu Usut Pembelian Sabun Cuci Piring Rp 2 Miliar

Menurut Arsul sudah menjadi kewenangan Bawaslu untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran Pemilu.

Tribunnews.com/Taufik Ismail
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Maruf Amin sekaligus Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (24/1/2019) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional ( TKN) Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani mempersilahkan Bawaslu bila ingin mengusut pembelian sabun cuci senilai Rp 2 miliar.

Menurut Arsul sudah menjadi kewenangan Bawaslu untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran Pemilu.

"Ya silahkan saja. Bawaslu itu kan memang oleh undang undang Pemilu diberi kewenangan untuk melakukan penyelidikan terhadap dugaan pelanggaran pemilu," ujar Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, (24/1/2019).

Menurut Arsul pihaknya tidak kebakaran jenggot bila Bawaslu mengusut pembelian sabun cuci tersebut. Kubu Jokowi-Ma'ruf telah menjelaskan perihal pembelian itu.

"Ya silahkan saja kan kita juga engga terus harus kebakaran jenggot kalau ketika Bawaslu mengatakan demikian," pungkasnya.

Baca: Barisan Tjahaja Purnama Buat Acara Syukuran di Lokasi Ikonik Ahok

Sebelumnya Komisioner Bawaslu Mochammad Afifuddin mengatakan pihaknya sedang mengumpulkan informasi terkait pembelian sabun cuci piring sebesar Rp 2 miliar oleh Jokowi dari pengusaha UKM di Garut, Jawa Barat.

"Sedang diminta melakukan investigasi atas informasi yang berseliweran," katanya.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved