Pilpres 2019

Banyak yang Merantau untuk Kuliah dan Bekerja, TKD Jatim Khawatirkan Tingkat Golput Milenial Tinggi

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf Amin untuk Jatim, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin optimistis mampu merebut suara milenial di Jatim.

Banyak yang Merantau untuk Kuliah dan Bekerja, TKD Jatim Khawatirkan Tingkat Golput Milenial Tinggi
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Ketua TKD Jatim, Machfud Arifin 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf Amin untuk Jatim, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin optimistis mampu merebut suara milenial di Jatim.

Machfud mengatakan, satu-satunya yang ia khawatirkan adalah tingkat golput dari milenial yang tinggi.

Hal ini karena banyak milenial yang merantau untuk kuliah dan bekerja.

"Bagi kita yang punya hak pilih ya digunakan betul, kalau tidak pulang bisa coblos di kota tempat merantaunya, urus A5 di KPU tempat merantaunya, tidak harus pulang," kata Machfud, Senin (25/2/2019).

Machfud sendiri sudah memetakan daerah mana yang rawan yaitu daerah di mana Jokowi kalah dari Prabowo di Pemilu 2014.

Seperti Pacitan, Bondowoso, Madura, Situbondo, dan daerah lainnya.

"Saya rasa, semuanya sudah kita sentuh, tinggal mempertebal, atau yang mungkin minus kita balik menjadi positif," katanya.

Pada Pilpres 2014 terjadi persaingan sengit di beberapa kabupaten kota di Jatim.

Jokowi-JK menguasai suara di 24 kabupaten/kota. Sedangkan Prabowo-Hatta hanya menang di 14 kabupaten/kota saja.

Halaman 2 >>>>>

Editor: Januar Adi Sagita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved