Puisi Baru Fadli Zon: Arah Baru Indonesia Harusnya Bukan Bukan Memuja Boneka Pendusta

Dalam acara tersebut Fadli Zon mebacakan puisi terbaru yang dibuatnya berjudul 'arah baru'.

Puisi Baru Fadli Zon: Arah Baru Indonesia Harusnya Bukan Bukan Memuja Boneka Pendusta
dpr.go.id
Fadli Zon 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon hadir kembali berpuisi.

Pada puisi terbarunya, Arah Baru Fadli Zon menyinggung situasi sosial ekonomi saat ini dengan sebutan neo-kolonial.

Fadli Zon membaca puisinya  dalam acara deklarasi Ormas Gerakan Arah Indonesia Baru (Garbi) DKI di Epiwalk, kawasan Kuningan, Jakarta, Minggu, (3/3/2019).

Awalnya Fadli di dapuk untuk memberikan sambutan, namun ia menggantinya dengan puisi Arah Baru tersebut.

"Saya tadi diminta memberi sambutan, tapi saya bacakan saja sajak berjudul arah baru," kata Fadli.

Baca: Buya Syafii Maarif Sebut Puisi Neno Warisman Sadis dan Biadab

Baca: Fadli Zon Menjaminkan Diri untuk Penangguhan Ahmad Dhani

Adapun puisnya itu yakni:

Arah Baru

ketika kau tersesat dan ragu
kau harus mengingat di simpang mana kau keliru
ketika ujung perjalanan ternyata buntu
kau harus mencari arah baru

arah baru indonesia
harusnya menuju cita-cita perjuangan pendiri bangsa
bukan meletakkan batu pertama penjajahan global neo-kolonial

Halaman
12
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Yudie Thirzano
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved