Pilpres 2019

Kampanye di Kaltim, Jokowi Bakal Janjikan Jalan Tol di Balikpapan

Salah satu proyek infrastruktur yang sedang dikerjakan pemerintahan Jokowi adalah Jalan Tol Balikpapan-Samarinda.

Kampanye di Kaltim, Jokowi Bakal Janjikan Jalan Tol di Balikpapan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Calon Presiden petahana nomor urut 01 Joko Widodo (kedua kiri) didampingi Iriana Joko Widodo (kedua kanan), Ketua TKN Erick Thohir (kiri), dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kanan) saat kampanye terbuka di GOR Ken Arok, Malang, Jawa Timur, Senin (25/3/2019). Dalam sambutan politiknya, Joko Widodo menargetkan suara kemenangan sebesar 70 persen di Malang Raya. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, DUMAI - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) akan berkampanye di hadapan para relawan, pendukung, dan partai di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (28/3/2019).

Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir mengatakan, di Balikpapan, Jokowi akan menyampaikan pesan agar masyarakat menjaga kerukunan, karena di kota ini terdapat suku Banjar, Kutai, Dayak, Paser, Tidung, Jawa, dan Bugis.

"Berbagai suku ini telah hidup rukun dari generasi ke generasi. Ini membuktikan bahwa, walau kita semua berbeda-beda, namun kita tetap satu bangsa,” kata Erick Thohir.

Erick menekankan, Jokowi berkomitmen merawat persatuan dan kebangsaan dengan pembangunan yang merata dan berkeadilan.

Baca: Bayar Asuransi Kecelakaan Diri DigiAsk Jadi Makin Mudah Lewat Aplikasi LinkAja

"Dahulu kita mengenal istilah Jawa-sentris, yaitu sebagian besar pembangunan hanya dilakukan di Pulau Jawa. Sedangkan wilayah-wilayah lain ketinggalan. Sekarang Jokowi menggunakan paradigma Indonesia-sentris, kita membangun infrastruktur sampai ke pelosok nusantara,” ujarnya.

Salah satu proyek infrastruktur yang sedang dikerjakan pemerintahan Jokowi adalah Jalan Tol Balikpapan-Samarinda.

"Kita bersyukur, tol pertama di Kalimantan yakni rute Balikpapan-Samarinda akan beroperasi tahun 2019 ini. Masyarakat bisa memanfaatkan untuk transportasi orang maupun logistik yang lebih efisien, dengan demikian ekonomi di Kalimantan akan meningkat,” kata Erick.

Jalan tol ini memiliki panjang 99 kilometer dan terdiri dari 5 seksi, dimana pekerjaannya telah mencapai 85,7 persen per 17 Februari 2019.

Proyek ini dimulai pada 2010 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan dimulainya pembangunan. Namun pada 2012 proyek ini terhenti karena masalah pendanaan dan harga lahan semakin mahal.

Proyek ini kemudian dilanjutkan pada November 2015 dan Jokowi meninjau langsung pada Maret 2016.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved