Sekitar 1,6 Juta Relawan Satgas Amankan Suara Prabowo-Sandi dari TPS Hingga Kecamatan

Prabowo meminta maaf karena belum bisa mendukung pembiayaan program Satgas di tiap di TPS pada 17 April 2019 mendatang

Sekitar 1,6 Juta Relawan Satgas Amankan Suara Prabowo-Sandi dari TPS Hingga Kecamatan
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto melakukan kampanye terbuka di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulsel, Minggu (24/3/2019). TRIBUN TIMUR/ MUHAMMAD ABDIWAN 

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Menjelang proses pemungutan dan penghitungan suara, 17 April 2019, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Probowo-Sandi menggencarkan berbagai persiapan.

Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Direktorat Satuan Tugas (Satgas) Pemenangan Prabowo-Sandi yang tengah mempersiapkan jutaan relawan yang akan mengamankan perolehan suara Calon Presiden Nomor Urut 02 termasuk mengawasi kotak suara dari TPS hingga ke kecamatan di semua wilayah Indonesia.

Dalam keterangan pers yang diterima Tribunnews, Kamis (28/3/2019), calon presiden (capres) Prabowo Subianto saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakornas) Satgas Pemenangan Prabowo – Sandi mengungkapkan rasa haru dan apresiasinya atas inistiatif mandiri para relawan yang berasal dari lintas organisasi kemasyarakatan (ormas).

Juga organisasi sosial (orsos), lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan berbagai organisasi profesi yang menghimpunkan diri dalam sebuah Sektretariat Bersama (Sekber) dengan tujuan untuk mengamankan suara Prabowo-Sandi termasuk ikut mengawasi kotak suara dari TPS hingga tingkat kecamatan.

“Saya tahu teman-teman Satgas bergerak sendiri. Atas inisiatif dan biaya sendiri. Saya tahu persis semua dibiayai secara mandiri, kelihatan dari baju bapak ibu yang tidak seragam. Emak-emak juga jilbabnya tidak seragam,”canda Prabowo, saat membuka Rakornas Satgas yang dihadiri 500 Pengurus Sekber yang berasal dari 34 Provinsi, di Hambalang, Bogor, Rabu  (27/3/2019).

Acara ini juga dihadiri Ketua BPN Djoko Santoso. Rakornas ini sendiri berlangsung selama tiga hari yaitu pada 26-28 Maret 2019.

Capres nomor urut 02 ini juga memohon maaf karena belum bisa mendukung pembiayaan program Satgas di tiap di TPS pada 17 April 2019.

“Saya mohon maaf belum bisa memberikan bantuan pembiayaan. Untuk itu saya berterimakasih atas dukungan yang berarti ini,” ujar Prabowo.

Direktur Satgas Pemenangan BPN Toto Utomo Budi Santoso menyatakan, Sekber mewadahi lebih dari 500 ormas  yang sudah berbadan hukum.

Saat ini sudah terdapat 34 Sekber Satgas di tingkat provinsi dan 119 Sekber tingkat kab/kota se Pulau Jawa, serta di beberapa wilayah lain di Indonesia.

Sementara, untuk tingkat Kecamatan dan Kelurahan/Desa sedang dalam proses pembentukan.

“Nanti 17 April, akan ada sekitar 1,6 juta petugas atau relawan Satgas yang akan mengamankan suara Prabowo-Sandi di TPS dan mengawal kotak surat suara dari TPS sampai ke kecamatan. Kita akan menempatkan minimal dua orang petugas di semua TPS dan di kecamatan. Jadi tujuan Rakonas ini adalah menyatukan langkah dan persepsi agar nanti 17 April nanti, tugas kita mengamankan suara maksimal,” tukas Toto.

Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi Direktorat Satgas BPN Heri Rakhmadi mengungkapkan, selain mengamankan suara dan mengawal kotak suara, selama masa kampanya, para relawan Satgas sudah dan terus turun langsung ke masyarakat untuk menyosialisasikan dan mengkampanyekan berbagai program kerakyatan Prabowo-Sandi.

“Baik ormas, orsos, LSM, maupun organisasi profesi yang tergabung dalam Sekber ini mempunyai jaringan hingga tingkat desa/kelurahan di seluruh Indonesia. Kekuatan jaringan inilah yang akan kami manfaatkan untuk menggalang suara untuk memastikan kemenangan Prabowo-Sandi pada 17 April nanti,” kata Heri.

Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved