Pipres 2019

Respons Ma'ruf Amin Sikapi Serangan Prabowo Terhadap Program Kartu Sakti Jokowi

Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin menjawab serangan Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto soal kartu-kartu sakti petahana Jokowi

Respons Ma'ruf Amin Sikapi Serangan Prabowo Terhadap Program Kartu Sakti Jokowi
Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin di sela safari politiknya di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Jumat (29/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, OGAN ILIR - Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin menjawab serangan Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto soal kartu-kartu sakti petahana Joko Widodo (Jokowi).

Sebelumnya, Prabowo Subianto menilai program kartu tersebut tidak mendidik dan sulit diterapkan karena kondisi keuangan negara sulit.

Ma'ruf Amin pun membantah bahwa kartu-kartu Jokowi sulit diterapkan karena tidak ada anggarannya.

Ia mengatakan buktinya kartu Indonesia pintar dan kartu Indonesia sehat sudah berhasil dijalankan.

Baca: TNI dan UI Tandatangani MoU dalam Bidang Pendidikan dan Penelitian

"Yang selama ini kan berjalan dengan baik," ujar Ma'ruf Amin di sela safari politiknya di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Jumat (29/3/2019).

Ma'ruf Amin mengatakan tiga kartu baru Jokowi tersebut menambahkan yang sudah ada.

Ia memaparkan kartu Indonesia pintar ditambah sampai kuliah.

Dibalik fisik kartu, sebetulnya program KIP kuliah bertujuan agar anak-anak bangsa bisa belajar sampai tingkat perguruan tinggi.

Baca: Serikat Buruh Migran Minta Masyarakat Tidak Terbelah Karena Pemilu

"Tapi kartu itu mempermudah supaya orang tidak sulit tinggal membuka kartu," imbuhnya.

Mengapa kartu, menurut Ma'ruf, masyarakat belum siap dengan teknologi lebih canggih.

Halaman
12
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved