Pilpres 2019
Jokowi: Tinggal Sepuluh Hari Jangan Kasih Kendor, Harus Terus Gaspol
Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan elemen relawan dan pendukung untuk tidak 'kendor' tepat 10 hari jelang Pilpres 2019
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan
TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan elemen relawan dan pendukung untuk tidak 'kendor' tepat 10 hari jelang Pilpres 2019.
Pasangan calon presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf mengadakan Pawai Karnaval Bersatu di Kota Tangerang, Banten, Minggu (7/4/2019).
Saat pawai, rombongan Jokowi-Ma'ruf menampilkan berbagai kebudayaan.
Dari tarian hingga pakaian adat nusantara.
Pada puncak acara, Jokowi menyampaikan orasi politik di atas panggung utama di kawasan Pasar Lama Kota Tangerang.
Baca: Kampanye Terbesar Prabowo-Sandi di Stadion Utama Gelora Bung Karno
"Inilah yang dinamakan pesta demokrasi," kata Jokowi.
Suatu pesta, menurut Jokowi, haruslah menggembirakan.
Dalam Pilpres, diharapkannya tidak ada pihak yang menimbulkan ketakutan di tengah-tengah masyarakat.
"Jangan sampai ada marah-marah tidak boleh, betul?" kata Jokowi.
Ucapan Jokowi pun disambut ribuan warga.
"Betul," ucap warga sambil mengangkat jari jempol mereka.
Baca: Tak Punya Biaya Untuk Pengobatan Anak, Warga Tulugagung Ini Menawarkan Ginjalnya
Jokowi juga sempat menyinggung para pendukung yang membawa sapu lidi.
Jokowi memaknai sebagai simbol untuk membersihkan hoaks atau berita bohong.
Juga membersihkan dari hasutan negatif dan korupsi. Jokowi mengingatkan kepada pendukung untuk tidak menurunkan semangat untuk memenangkan pasangan calon presiden nomor urut 01. 10 hari jelang pencoblosan, Jokowi meminta pendukung tidak 'kendor'.
"Inilah simbolnya sapu. Harus bersih. Kita waktunya tinggal berapa hari? Sepuluh hari. Jangan kasih kendor, harus terus gaspol," imbuh Jokowi.
Di detik-detik akhir jelang pencoblosan, ucap Jokowi, ia berpesan kepada masyarakat untuk tidak mudah terhasut fitnah dan hoaks atau berita bohong.
Baca: Mayat Pria Terbungkus Karung Ditemukan di Pantai Karibea Pandeglang
"Tinggal 10 hari, hati-hati kena hasutan fitnah. Hasutan hoaks. Ada yang sampein, kalau Jokowi-Amin menang pendidikan agama dihapus. Azan dilarang. Kiai Ma'ruf Amin ini Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia)," tutur Jokowi.
"Tanggal 17 datang ke TPS berbondong-bondong, ajak kawan pakai baju putih," sambungnya.
Jokowi juga berpesan pentingnya menjaga kerukunan di tengah pesta demokrasi.
Meski berbeda pilihan, menurutnya persaudaraan sesama anak bangsa harus tetap dijaga.
Naik pohon
Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) sempat mengingatkan sejumlah pendukungnya yang rela naik pohon demi melihatnya bersama calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin di atas panggung.
Ribuan warga Tangerang memadati kampanye terbuka pasangan 01 Jokowi-Maruf di Tangerang, Banten, Minggu (7/4/2019).
Mereka menyambut kedatangan pasangan 01 dengan antusias.
Saat Jokowi-Maruf berada di atas panggung, sejumlah pendukung nekat naik ke atas pohon untuk menyimak pidato Jokowi.
Baca: Pendukung Jokowi dan Ma’ruf Amin Mulai Padati ICE BSD Tangerang
Melihat gelagat pendukungnya, mantan Wali Kota Solo itu mengingatkannya.
"Ada yang naik pohon. Awas lho, hati-hati nanti jatuh," kata Jokowi dari atas panggung seraya menunjuk ke arah yang memanjat pohon di kawasan Pasar Lama, Kota Tangerang, Banten, Minggu (7/4/2019).
Ucapan Jokowi tersebut pun disambut tawa pendukungnya.
Pendukung Jokowi yang naik pohon itu, pun turun setelah ditegur.
Baca: Zulkifli Hasan: Kampanye Akbar Prabowo-Sandiaga di GBK Membanggakan dan Mengharukan
Sementara Jokowi melanjutkan sambutan dengan menerangkan sejumlah program-program yang akan dikembangkan jika terpilih dalam Pilpres 2019.
Satu di antaranya mengenai Kartu Indonesia Pintar Kuliah.
Sebelumnya, rombongan Jokowi-Maruf Amin naik kereta kencana dari Alun-Alun Tangerang hingga kawasan Pasar Lama Tangerag.
Kereta kencana
Pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin melakukan kampanye terbuka di Tangerang, Banten, Minggu (7/4/2019).
Ribuan warga Tangerang menyambut kedatangan Jokowi-Ma'ruf.
Pasangan yang didukung sepuluh partai politik itu, menumpangi kereta kencana.
Jokowi-Maruf didampingi istri mereka masing-masing, yakni Iriana Jokowi dan Wury Estu Handayani.
Mereka mengenakan pakaian serba putih.
Baca: Cerita Diskusi Prabowo dengan Rizal Ramli Soal Hitung-hitungan TDL Bisa Turun dalam 100 Hari Kerja
Jokowi-Iriana mengenakan kemeja lengan panjang putih, sementara Maruf Amin dan Wury mengenakan hoodie putih dengan tulisan "01" di bagian depan dan belakang.
Warga memadati arus Jalan Daan Mogot, Tangerang, tepatnya di depan Polres Metro Tangerang Kota.
Baca: Prabowo Sampaikan Maaf pada Warga DKI Jakarta setelah Kampanye Akbar di GBK
"Jokowi, Jokowi, Jokowi-Amin," seru ribuan warga Tangerang.
Rombongan kereta kencana Jokowi-Maruf diiringi berbagai kebudayaan Indonesia.
Baca: Upaya Kepolisian Mencari Kepala Korban Mutilasi di Blitar Belum Membuahkan Hasil
Dari pakaian adat, hingga tarian khas nusantara.
Jokowi-Maruf menyapa warga dengan lambaian tangan.
Mereka juga membagi-bagikan kaos dari atas kereta kencana sambil tersenyum.
Ada sembilan panggung kecil yang dilewati rombongan kereta kencana Jokowi-Maruf.
Sebelum akhirnya mereka sampai di panggung utama kampanye terbuka.
Klaim Maruf Amin
Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin akan berkampanye bersama calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) di Alun-alun Ahmad Yani Tangerang, Banten.
"Hari ini kampanye di Tangerang, jadi penutupan (untuk wilayah) di Banten. Nanti dengan Pak Jokowi," kata Ma'ruf Amin di Rumah Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (7/4/2019).
Ma'ruf Amin mengatakan, sebagai putra Banten dia yakin kampanye hari ini akan dipadati masyarakat Banten. "Kita ramaikan di Tangerang," katanya.
Ma'ruf mengklaim di wilayah Banten, dia dan pasangan petahananya, Jokowi, sudah unggul dari paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Baca: Sanjung Sosok Prabowo, Sandiaga: Beliau Lelaki Sejati yang Tidak Pernah Ingkar Janji
"Ya minimal kita ingin 60 sih dapat, Insha Allah. Mudah-mudahan 60 lah. Unggul sudah, beberapa hari ini tinggal di dorong lagi," tutur Ma'ruf.
Baca: Kampanye Akbar di Gelora Bung Karno, Sandiaga Uno Kutip Sajak Proklamator Bung Hatta
Selain dari kampanye akbar, masih kata dia, menyempatkan untuk bersilaturahmi dan hadir dalam acara Haul Raden Aria Wangsakara ke 402.
"Nanti malam ke Haul pendiri Kota Tangerang. Kebetulan mbah saya juga dia, pendiri kota Tangerang," imbuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/joko-widodo-jokowi-saat-kampanye-di-kota-tangerang.jpg)