Pilpres 2019

Bila Terpilih, Prabowo Sebut AHY akan Jadi Salah Satu Bagian dari Pemerintahannya

Menurut Prabowo kader kader terbaik tersebut salah satunya yakni Ketua Kogasma Pemenangan Pemilu Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono

Bila Terpilih, Prabowo Sebut AHY akan Jadi Salah Satu Bagian dari Pemerintahannya
HANDOUT
Kemeriahan kampanye akbar terbuka Prabowo Subianto didampingi Agus Harimurti Yudhoyono yang dihadiri ribuan massa dari warga Solo, Jawa Tengah, dan sekitarnya di Stadion Sriwedari, Solo, Rabu (10/4/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam kampanyenya di Solo Jawa Tengah, Prabowo Subianto meminta kepada warga yang hadir untuk memilihnya di Pemilu Presiden 2019.

Prabowo berjanji bila terpilih nanti, ia dan Sandiaga Uno akan membentuk pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi.

"Kalau saudara menangkan kami, kami sudah bertekad, kami sudah bersumpah kepada diri kami di hadapan Allah SWT kami akan membangun pemerintah yang bersih dari koruptor-koruptor," kata Prabowo, Rabu, (9/4/2019)

Untuk membentuk pemerintahan yang bersih, mantan Danjen Kopassus itu akan meminta kepada mitra partai koalisi untuk mengirimkan kader terbaiknya baik dari sisi integritas mau intelegitas.

"Saya akan minta dari partai-partai, hei PKS kasih putra mu yang terbaik putrimu yang terbaik, hei PAN kasih kader-kader terbaikmu, yang terbaik Demokrat kasih tokoh-tokoh terbaik kader-kader terbaik," katanya.

Baca: Saksi: Akuisisi Blok BMG untuk Melatih Pertamina Lelang Tingkat Internasional

Menurut Prabowo kader kader terbaik tersebut salah satunya yakni Ketua Kogasma Pemenangan Pemilu Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon.

"Ya kira-kira salah satunya AHY lah, partai berkarya kasih yang terbaik dari kalian, betul? Gerindra pasti yang terbaik gimana. Pak Fadli Zon pantas? hah? banyak yang enggak suka bapak Fadli Zon itu," katanya.

Putra putri terbaik tersebut menurut Prabowo sangat dibutuhkan nanti. Karena tugas menjalankan roda pemerintahan sangat berat.

"Sangat berat, saya engga sampai hati kalau saya buka semua. tapi marilah kita tidak cari kesalahan siapapun," pungkasnya.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved