Pilpres 2019

Isi Transkrip Lengkap Wawancara Ustaz Abdul Somad dengan Prabowo Subianto

"Rata-rata. Dari mulai ujung Aceh sampai ke Pulau Madura, sampai ke Sorong. Jadi, saya melihat ini, umat sedang berharap besar pada bapak..."

Isi Transkrip Lengkap Wawancara Ustaz Abdul Somad dengan Prabowo Subianto
Instagram/@indonesiaadilmakmur
Akun Instagram resmi timses capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, @indonesiaadilmakmur mengunggah foto yang menunjukkan momen pertemuan Prabowo dengan Ustaz Abdul Somad, Kamis (11/4/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ustadz Abdul Somad melakukan wawancara live di sebuah stasiun televisi swasta nasional dengan Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto, Kamis (11/4/2019) malam.

Di wawancara yang dikemas ngobrol santai tersebut, Ustadz Abdul Somad banyak menanyakan kepada Prabowo tentang visi kenegaraannya.

Kepada Prabowo Subianto, Ustadz Abdul Somad juga menyampaikan sejumlah pesan penting jika kelak dirinya terpilih sebagai Presiden RI periode 20119-2014 bersama Cawapres Sandiaga Uno. Selain itu, Ustadz Abdul Somad juga menyampaikan sikap politiknya yang memberikan dukungan kepada Prabowo di Pilpres 2019.

Seperti apa isi percakapan keduanya? Berikut transkrip lengkapnya antara Prabowo Subianto (PS) dan Ustadz Abdul Somad (UAS):

PS: Terimakasih Ustadz, bisa jumpa dengan saya. Saya mengikuti, ustadz sudah banyak berkeliling di Indonesia. Nah, apa yang ustadz lihat selama keliling di Indonesia, akhir-akhir ini. 

Pertemuan Ustaz Abdul Somad bertemu dengan Prabowo Subianto, Beri hadiah spesial dan ceritakan mimpinya.
Pertemuan Ustaz Abdul Somad bertemu dengan Prabowo Subianto, Beri hadiah spesial dan ceritakan mimpinya. (Instagram/ @gamalalbinsaid)

UAS: Saya susah saya bilang mengawali ceramah itu. "Mari kita dengar tausiyah dari Al-Mukarram Abdul Somad". Begitu saya naik ke atas, semua orang (mengangkat dua jari simbol Capres 2 sambil bilang): "Ustadz...". Saya bilang; "kalian kan punya jari sepuluh. Kenapa yang diangkat cuman dua". 

Baca: Hamil Anak Ketiga, Ayu Dewi Merasa Seperti Pengantin Baru

(PS dan UAS tertawa kecil).

UAS: Itu saya ucapkan untuk menetralisir. Karena ini kan ada Panwaslu, Bawaslu.

(PS: Iya benar)

UAS: Saya tidak ingin Tabligh Akbar itu menjadi politik. Udah turun, sampai protokol bilang; "Jamaah, tolong jangan acungkan jari".

Halaman
1234
Penulis: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved