Pilpres 2019

Respons Ketua PPLN Selandia Baru Sikapi Laporan TKN Soal Dugaan Kecurangan Penyelenggaran Pemilu

Panitia Penyelenggara Pemilu Luar Negeri (PPLN) untuk Wellington, Selandia Baru memberikan respons terkait laporan yang dibuat TKN Jokowi-Maruf.

Respons Ketua PPLN Selandia Baru Sikapi Laporan TKN Soal Dugaan Kecurangan Penyelenggaran Pemilu
ISTIMEWA
Duta Besar Indonesia untuk Selandia Baru, Samoa dan Kerajaan Tonga, Tantowi Yahya. 

Pada hari pemungutan suara Sabtu 13 April 2019, sebanyak 80 persen DPT Wellington menggunakan hak pilihnya.

Baca: Perjuangan KPU Cari Lokasi TPS di Wonokerto Ketika Seluruh Wilayah Terendam Rob, Ini Videonya

Dengan demikian terdapat 51 sisa surat suara yang kemudian digunakan oleh seluruh pemilih DPTb dan 28 DPK.

“Kami nyatakan, TPS Wellington ditutup bukan karena keterbatasan waktu namun karena seluruh surat suara sebanyak 227 buah sudah habis dengan 8 pemilih DPK tidak kebagian surat suara” jelas Ridwan.

Mirip dengan Wellington, TPS Auckland menyediakan surat suara sebanyak 188 DPT ditambah 2 persennya (4 buah) atau total 192 surat suara.

Sebagaimana halnya di negara-negara lain, antusiasme WNI untuk memilih di TPS cukup tinggi sehingga ketersediaan SS tidak seimbang dengan jumlah pemilih non DPT (pemilih DPTb dan DPK) yang datang.

Perlu diketahui walaupun KPPSLN Wellington dan Auckland memfasilitasi pemilih dengan A5 (DPTb) dan DPK dengan catatan mereka dilayani pada 1 jam terakhir dan sepanjang surat suara masih tersedia.

Baca: Timses Caleg DPR RI Dapil Kaltim Ini Tertangkap Bawaslu, Diduga Money Politics Bagi 5 Ribu Kupon

Ridwan menegaskan KPU memang tidak menyediakan atau mengirimkan SS Tambahan untuk DPTb apalagi untuk DPK.

Salah satu solusi yang disarankan KPU adalah menggunakan sisa surat suara yang tidak dipergunakan, itupun sepanjang masih ada.

Di TPS Auckland misalnya, Dubes RI untuk Selandia Baru, Samoa dan Kerajaan Tonga, Tantowi Yahya menambahkan, hanya tersisa SS sebanyak 31 buah yang seluruhnya habis dipergunakan sebagian pemegang DPTb.

Bahkan 2 anggota PPLN Selandia Baru dan 1 orang Anggota KPPSLN POS yang bertugas memonitor pemungutan suara di TPS Auckland dan berstatus pemilih DPTb pemegang A5 dari TPS Wellington ke TPS Auckland tidak dapat menggunakan hak pilihnya karena tidak kebagian SS.

Halaman
1234
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved