Pilpres 2019

Tak Bisa Memilih Sejumlah WNI di Apartemen Kalibata City Buat Petisi

Tampak warga mengantre di depan pintu TPS dan mengajukan protes karena tak diizinkan untuk mencoblos

Tak Bisa Memilih Sejumlah WNI di Apartemen Kalibata City Buat Petisi
Reza Deni/Tribunnews.com
petisi sejumlah WNI yang tinggal di Kalibata City 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lewat pukul 13.00 WIB, sejumlah WNI yang tinggal di Kalibata City mengajukan protes karena tak bisa mencoblos.

Pantauan Tribunnews.com, mereka datang dengan modal e-KTP. Namun, e-KTP yang dibawa sejumlah warga merupakan domisili dari luar kota DKI Jakarta.

Tampak warga mengantre di depan pintu TPS dan mengajukan protes karena tak diizinkan untuk mencoblos lantaran e-KTP yang dibawa merupakan domisili di luar DKI Jakarta.

Akhirnya, warga melakukan protes di tower Sakura. Mereka memprotes karena penggunaan E-KTP tak bisa untuk menggunakan hak pilihnya.

Toni Sugiharto, pemilih yang melancarkan protes, memahami bahwa putusan Mahkamah Konstitusi (MK) memperbolehkan mereka memilih hanya dengan E-KTP.

"Kalau e-KTP kita semua punya, tapi saya sendiri saking kesulitan untuk pengurusan A5 dan lain-lain saya ada kesulitan, saya dari Palembang tak ada kejelasan dari lurah dan RT. Di sini pun saya mau dapat hak pilih saya juga ada kesulitan juga dan sampai hari ini saya tidak punya hak pilih," ujar Toni di Kalibata City, Rabu (17/4/2019).

Lantaran tak bisa memilih, warga kemudian membuat petisi terkait hal ini. Mereka secara serempak menuliskan namanya di atas selembar kertas beserta nomor teleponnya dan juga tanda tangan.

Baca: AHY: Siapa Pun Presiden Terpilih, Jangan Lupakan Janji Kampanye

"Jadi di sini saya rasa semua orang sama. Ada masalah-masalah seperti saya semua. Kalau bisa pakai e-KTP saja kita bisa milih," kata Imelda Berwanty Purba.

Petisi tersebut, diakui Imelda, mencapai puluhan nama pemilih yang tak dapat menggunakan haknya.

"Kami akan teruskan ini ke tingkat yang paling atas, karena ini perjuangan para pemilih yang memiliki haknya sebagai WNI untuk mencoblos," katanya.

Halaman
12
Penulis: Reza Deni
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved