Pilpres 2019

TPS Rutan Pondok Bambu Disulap Mirip Monas

Di TPS 193, ada miniatur Monumen Nasional (monas) yang diletakkan di dekat bilik suara. Selain itu, ada sepeda ontel berisikan sayur mayur

TPS Rutan Pondok Bambu Disulap Mirip Monas
TRIBUNNEWS.COM/RIA A
TPS Rutan Pondok Bambu Disulap Mirip Monas 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ria Anatasia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kemeriahan pesta demokrasi Pilpres dan Pileg 2019 juga dirasakan warga binaan Rumah Tahanan Perempuan Kelas II Pondok Bambu, Jakarta Timur pada Rabu (17/4/2019).

Begitu memasuki area rutan, terlihat ada dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) nomor 193 dan 194 yang terletak berdempetan.

"Hari ini di rutan pondok bambu ada dua TPS. TPS 193 temanya pertanian, sementara TPS 194 bertemakan dapur," kata Kepala Rutan Pondok Bambu Eko Suprapti.

Di TPS 193, ada miniatur Monumen Nasional (monas) yang diletakkan di dekat bilik suara. Selain itu, ada sepeda ontel berisikan sayur mayur dan buah-buahan.

Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 193 mengenakan kostum bertemakan pertanian. Petugas KPPS laki-laki menggunakan baju kaos putih dan celana pendek, lalu sarung dililit di punggung dan mengenakan penutup kepala ala petani atau topi caping.

Baca: Tahanan yang Juga Kerabat Prabowo Subianto Coblos Bareng Ratna Sarumpaet di Rutan Polda

Sementara petugas KPPS perempuan mengenakan baju kebaya tradisional yang dipadu dengan sarung batik dan penutup kepala model tengkuluk.

Sementara di TPS 194, petugas menggunakan pakaian serba pink ala koki. Uniknya, narapidana yang telah menggunakan hak suaranya mencelupkan kelingking di sebuah wadah dalam gerobak mie ayam.

"Ini inisiatif kita lakukan biar para warga binaan semangat melilih presiden, wakil presiden, anggota DPR, DPRD dan DPD. Sejak malam sudah kita persiapkan," jelas Eko.

Menurut Eko, sebelum hari-h pemilu sudah dilakukan sosialiasi terkait profil para calon kandidat pemilu. Dia memastikan para napi telah memahami skema pemilu secara baik.

Adapun jumlah penguni rutan yang mencoblos sebanyak 308 narapidana yang tercatat sebagai DPTb, serta 39 pegawai rutan.

"Jadi totalnya ada 347. Pemungutan suara akan berlangsung hingga pukul 13.00 WIB nanti," pungkasnya.

Penulis: Ria anatasia
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved