Pilpres 2019

Berawal dari Surat SBY, Mungkinkah Kubu Prabowo-Sandi Pecah Kongsi?

Gelagat pecah kongsi di kubu Prabowo-Sandiaga. Mulai dari surat SBY hingga sikap PKS yang percaya hasil quick count

Berawal dari Surat SBY, Mungkinkah Kubu Prabowo-Sandi Pecah Kongsi?
Tribunnews/JEPRIMA
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat memberikan keterangan pers terkait perolehan suara di exit poll internal tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di Kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019). Pada keterangan pers tersebut Prabowo mengklaim dirinya mengungguli pasangan Joko Widodo dan Maruf Amin. (Tribunnews/Jeprima) 

Sementara itu, tidak terlihat di acara Syukuran Kemenangan, Presiden PKS Sohibul Iman menyambangi kediaman Sandiaga Uno di Jalan Pulau Bangkeng, Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat, (19/4/2019).

Sohibul mengatakan kondisi Sandiaga Uno saat makin drop.

Oleh karena itu, ia menyarankan agar Sandiaga periksa darah.

"Iya beliau kelihatannya makin drop ya. kondisi kesehatannya sehingga kami sama sama menyarankan dia sampai harus ada periksa periksa darah, karena kami tidak tahu kan," ujar Sohibul.

Menurut Sohibul, gejala yang ialami sandiaga seperti orang terserang flu.

Namun lama kelamaan daya tahan tubuhnya menurun.

"Makanya saya bilang sudah lah istirahat aja, gak usah perlu hiruk pikuk sekarang," katanya.

Sohibul mengungkapkan kedatangannya untuk menjenguk Sandiaga.

Ia melihat kondisi Sandiaga menurun saat deklarasi di Jalan Kertanegara. Ia lalu menghubungi Sandiaga, pada Jumat pagi, dan kondisinya masih menurun.

"Ya saya menjenguk beliau karena tadi malam kan di kertanegara makin ini, tadi pagi saya kontak masih, ya sudah saya nengok," pungkasnya.

Halaman
1234
Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved