Pilpres 2019

TKN Jokowi-Ma'ruf Akan Berikan Santunan Bagi KPPS dan Saksi yang Meninggal Dunia

Santunan diberikan kepada keluarga kprban sebagai rasa belasungkawa terhadap pahlawan demokrasi itu.

TKN Jokowi-Ma'ruf Akan Berikan Santunan Bagi KPPS dan Saksi yang Meninggal Dunia
tribunkaltim.co/christoper desmawangga
Jenazah Dany Faturrahman (41) diangkat warga sekitar guna dishalatkan sebelum dimakamkan di TPU Kenanga, jalan Sentosa, Samarinda, Kamis (18/4/2019). Petugas KPPS ini meninggal dunia setelah menunaikan tugasnya. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin akan memberi santunan untuk petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan saksinya yang meninggal dunia, karena melaksanakan tahapan pemilu.

Santunan diberikan kepada keluarga kprban sebagai rasa belasungkawa terhadap pahlawan demokrasi itu.

"TKN akan memberikan santunan yang berasal dari iuran di TKN terhadap para pahlawan yang gugur dalam menjalankan tugas demokrasi tersebut," ujar Juri bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily, di posko rekapitulasi suara TKN di Hotel Gran Melia, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (26/4/2019).

Politisi Partai Golkar ini mengatakan, TKN memberikan penghargaan setingginya terhadap petugas KPPS yang wafat.

Baca: Anggota KPPS yang Meninggal Dunia Ini Selalu Terlibat Sejak Pilpres 2004

Menurut Ace, jasa petugas KPPS tidak boleh didiskreditkan oleh siapapun.

Terlebih dengan menuduh pemilu penuh kecurangan. Bahkan, tuduhan itu dilakukan tanpa adanya bukti.

"Saya kira sangat zalim rasanya kalau pengorbanan yang dilakukan petugas KPPS, hingga nyawa pun diberikan untuk demokrasi Indonesia, malah ditanggapi dengan mengatakan bahwa pemilu Indonesia ini penuh kecurangan dan perlu diulangi kembali," papar Ace.

Selain petugas KPPS, TKN Jokowi-Ma'ruf akan memberikan santunan kepada saksi mereka yang meninggal saat memantau rekapitulasi suara.

Saksi yang dimaksud merupakan saksi luar negeri dari TKN Jokowi-Ma'ruf, tepatnya untuk Saudi Arabia.

"Salah satu pasukan direktorat saksi ada yang meninggal dunia, di Saudi Arabia namanya Bahriman Bin Sumadi. Beliau adalah saksi kami di Jeddah," ujar Wakil Direktur Saksi TKN, Lukman Edy,

Lukman mengatakan Bahriman meninggal setelah memantau penghitungan suara semalaman.

"Kami direktorat saksi sudah memutuskan untuk memberikan santunan yang layak kepada istri beliau yang sedang hamil tua," tuturnya.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved