KPU Usul Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Pemilu di Luar Negeri Dilakukan di 2 Ruangan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengusulkan rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 di luar negeri dilakukan di dua ruangan

KPU Usul Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Pemilu di Luar Negeri Dilakukan di 2 Ruangan
Tribunnews/JEPRIMA
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman, Anggota Komisioner KPU Viryan, Hasyim Asyari dan Ilham Saputra saat menggelar rapat pleno rekapitulasi hasil perhitungan suara pemilu luar negeri disaksikan oleh seluruh perwakilan partai politik, TKN 01, BPN 02, Bawaslu di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Sabtu (4/5/2019). Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menargetkan rekapitulasi nasional hasil penghitungan suara luar negeri rampung pada 8 Mei 2019. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengusulkan rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 yang diselenggarakan di luar negeri dilakukan di dua ruangan.

Upaya tersebut untuk mengefisiensi waktu rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara.

Ketua KPU RI, Arief Budiman, mengatakan untuk sebagian negara dilakukan rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara di aula utama lantai 2. Sedangkan, rapat pleno lainnya di tenda halaman KPU yang berada di lantai 1.

"Kami sudah melakukan pembahasan dan sudah membicarakan beberapa kawan kepada Bawaslu. Kami mengusulkan panel pembahasan di dua ruangan," kata Arief, ditemui di kantor KPU RI, Minggu (5/5/2019).

Baca: BERITA TERBARU Hasil Real Count KPU Pilpres 2019 Jokowi vs Prabowo, Minggu 5 Mei Data Masuk 66,98%

Sampai hari Minggu (5/5/2019) sekitar pukul 13.00 WIB, pihaknya telah merampungkan 11 berkas rekapitulasi Panitia Pemilu Luar Negeri (PPLN), sejak penghitungan yang dimulai Sabtu, (4/5/2019).

Secara keseluruhan, kata dia, ada 130 berkas rekap PPLN yang menunggu untuk dirampungkan. Menurut dia, butuh sekitar 14 hari menyelesaikan berkas rekapitulasi pemilu di luar negeri, apabila pola masih digelar satu sistem rapat panel.

Dia memperkirakan, pada 19 Mei nanti seluruh berkas rekapitulasi luar negeri baru rampung, dan tersisa tiga hari untuk penentuan hasil pemilu 2019 secara keseluruhan.

Baca: Live Streaming RCTI Persija Jakarta vs Bali United, Siapa Bakal Susul Persib Bandung Selanjutnya?

Dia menegaskan, tidak mungkin mengerjakan berkas rekap pemilu dalam negeri. Mengingat jumlah mencapai 114 berkas, dengan rincian 80 berkas rekap legislatif dan 30 berkas pemilihan presiden. Selain itu, KPU juga akan menetapkan Pemilu untuk DPD RI dari 34 Provinsi.

"Jadi jumlahnya juga cukup banyak," tegas Arief.

Atas dasar itu, dia menilai, skema dua rapat pleno mendesak dilakukan. Dia meminta agar ada pembahasan supaya para pihak terkait seperti BPN, TKN, Bawaslu serta komponen rekapitulasi lain, membagi peserta menjadi dua.

"Itu akan kami mulai besok, kalau hari ini ribet mengatur perelengkapan teknisnya," tambahnya.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved