Breaking News:

Pilpres 2019

Ketua Pemuda Muhammadiyah: Rekonsiliasi Bukan untuk Bagi-bagi Kursi dan Jabatan

Sunanto menanggapi wacana rekonsiliasi yang rencananya dilakukan kubu Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga.

Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Sunanto dalam diskusi bertajuk 'rekonsiliasi pascapemilu' di posko cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/5/2019). 

"Jangan milih-milih untuk nggak percaya. Kalau nggak percaya, ya semua nggak percaya bahwa ada akejadian yang luar biasa dilakukan penyelenggara bahkan hingga ada yang meinggal," kata Sunanto.

Ketidakpercayaan terhadap lembaga negara penyelenggaraan pemilu itu merupakan sikap yang kurang baik.

Ia berpendapat, pemilu tahun ini juga merupakan ajang demokrasi yang paling lengkap karena bawaslu sudah terpisah dengan KPU ditambah keberadaan DKPP.

Baca: Memasuki Tahun ke-3, Gerakan Menuju 100 Smart City Pilih 25 Kota/Kabupaten untuk Proses Pendampingan

"Nah kalau setiap lembaga nggak dipercaya ya apa yg mau dipercaya? Buat apa ada lembaga-lembaga itu yang juga dibentuk secara bersama-sama? Kalau seperti itu, buat apa mereka ada karena menguras anggaran juga," jelasnya.

Sebelumnya, wacana rekonsiliasi kerap digaungkan kedua kubu usai pemungutan suara dilangsungkan pada 17 April lalu.

Rekonsiliasi dimaksudkan mendingingkan situasi dan tensi politik nasional. Namun, rencana itu hingga kini belum terlaksana.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved