Pilpres 2019

Soal Ancaman Saat Pengumuman Rekapitulasi Suara, Wiranto: Senapan Simpan Dulu, Pakai Pentungan Saja

Menko Pulhukam Wiranto meminta TNI dan Polri tetap mengedepankan sisi humanis dalam mengamankan KPU, Bawaslu, dan obyek vital lainnya.

Soal Ancaman Saat Pengumuman Rekapitulasi Suara, Wiranto: Senapan Simpan Dulu, Pakai Pentungan Saja
tribunnews.com/abdul majid
Wiranto. 

Surat itu diberikan oleh Sayed ke Polda Metro Jaya tepatnya ke gedung Intelkam Polda Metro Jaya.

"Ini surat kita siapkan ya kita tunggu balasan karena ini tadi cukup alot karena ini persoalan menyangkut daerah steril di KPU," ungkap Sayed.

Baca: KPU Bakal Dilaporkan ke Mahkamah Pidana Internasional

Nantinya akan hadir dalam aksi itu berjumlah sekitar 5 ribu orang.

Juru Bicara Rembuk Nasional Aktivis 98, Sayed Junaidi Rizaldi bin Abdul Rahman Al-Hinduan dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (3/6/2018),
Juru Bicara Rembuk Nasional Aktivis 98, Sayed Junaidi Rizaldi bin Abdul Rahman Al-Hinduan dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (3/6/2018), (Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda)

Rencananya, kegiatan tersebut akan diisi oleh orasi-orasi terkait pengawalan hasil penghitungan suara pemilu.

Kegiatan itu rencananya akan terfokus di depan kantor KPU RI pada Selasa (21/5) pukul 13.00 WIB sampai Rabu (22/5) pukul 24.00 WIB.

Pihaknya akan membawa mobil komando dan poster-poster dukungan terhadap KPU.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved