Pilpres 2019

Massa yang Ricuh di Petamburan Sempat Bentrok dengan Warga Sekitar

aksi ricuh yang dilakukan massa di kawasan Petamburan, sempat mengundang kemarahan warga sekitar.

Massa yang Ricuh di Petamburan Sempat Bentrok dengan Warga Sekitar
Tribunnews/Irwan Rismawan
Petugas kepolisian terlibat bentrok dengan massa di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019). Bentrokan antara polisi dan massa terjadi dari dini hari hingga pagi hari. Tribunnews/Irwan Rismawan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan bahwa aksi ricuh yang dilakukan massa di kawasan Petamburan, sempat mengundang kemarahan warga sekitar.

Hal itu karena warga Petamburan kesal properti milik mereka dirusak dan dibakar massa yang diduga berasal dari luar daerah itu.

Pernyataan tersebut disampaikan Hengki, pasca bentrok pecah antara polisi dan sekelompok massa yang disebut berasal dari luar Jakarta.

"Sebelumnya tadi juga ada bentrok antarwarga dengan mereka, karena (warga) tidak terima propertinya dirusak, dibakar dan lain sebagainya," ujar Hengki, di Jalan KS Tubun, Petamburan, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019).

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Haryadi, memberi keterangan pers terkait aksi pengeroyokan dan penganiayaan terhadap Abdul Basit di Jalan KH Syahdan, RT 006/012 Kelurahan Palmerah, Palmerah, Jakarta Barat, pada Sabtu (10/2/2018), sekitaran 23.30 WIB, oleh belasan anak jalanan.
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Haryadi

Menjaga agar situasi kawasan itu agar tetap kondusif pasca kericuhan yang terjadi sejak Rabu dini hari tadi, Hengki berkoordinasi dengan tokoh masyarakat setempat untuk mengamankan wilayah yang berdekatan dengan markas Front Pembela Islam (FPI) itu.

Bersama dengan Panglima FPI Jakarta Habib Muchsin, Polres Metro Jakarta Barat berupaya menghalau massa agar menjauh dari wilayah yang menjadi perbatasan antara area Jakarta Pusat dan Jakarta Barat tersebut.

Baca: Massa Bakar Ban di Jalan Brigjend Katamso Jakarta Barat

Baca: Foto Selfie Berbeda Nicholas Saputra Beredar, Bakal Bertahan di Instagram Selamanya

Baca: BERITA Terkini: Wapres Jusuf Kalla Buka Suara Terkait Demo 22 Mei 2019, 'Tak Mengubah Hasil Pemilu'

"Oleh karenanya, kami berusaha bersama Habib Muchsin untuk memisahkan massa yang dari luar (daerah) ini dan tidak mendiskreditkan warga Petamburan," jelas Hengki.

Selain itu, aparat juga akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah oknum yang berhasil diamankan.

Hal itu untuk mengetahui motif dan dari mana mereka berasal.

"Kemudian kami juga akan memeriksa (oknum) yang sudah kami amankan, kira-kira siapa mereka-mereka ini yang sudah datang ke Jakarta," kata Hengki.

Sebelumnya, sekelompok massa telah melakukan aksi ricuh di kawasan Jalan KS Tubun, Petamburan, Jakarta Pusat sejak Rabu dini hari.

Massa masuk ke wilayah tersebut sekira pukul 02.00 WIB dan berencana bergabung dengan massa lainnya yang terkonsentrasi di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Saat ini aparat kepolisian pun masih terus berjaga di sekitar lokasi kejadian.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved