Pilpres 2019

Bukan tuntut Batalkan Hasil Pemilu, Golkar Hanya Gugat Perselisihan Suara Caleg

Partai Golkar menegaskan tidak benar partai pimpinan Airlangga Hartarto itu meminta membatalkan semua hasil pemilu 2019.

Bukan tuntut Batalkan Hasil Pemilu, Golkar Hanya Gugat Perselisihan Suara Caleg
Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
Rapat pleno rekapitulasi suara tingkat nasional di kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Rabu (15/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Partai Golkar menegaskan tidak benar partai pimpinan Airlangga Hartarto itu meminta membatalkan semua hasil pemilu 2019.

Hal itu disampaikan Ketua DPP Partai Golkar Bidang Media & Penggalangan Opini, Ace Hasan Syadzily kepada Tribunnews.com,  Minggu (26/5/2019).

"Tidak benar. Tidak mungkin kita meminta untuk membatalkan semua hasil Pemilu 2019," tegas jubir TKN Jokowi-Ma'ruf Amin menanggapi surat beredar tertanggal 23 Mei, yang mengatasnamakan Partai Golkar meminta pembatalan Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Yang sebenarnya, tegas Ace, Golkar melakukan gugatan terhadap beberapa pemilihan legislatif 2019.

Tapi kembali ia tegaskan, gugatan itu bukan untuk membatalkan semua hasil pemilu 2019.

Baca: KPU Siap Patahkan Dalil-Dalil Pemohon Sengketa Pemilu di MK

"Golkar melakukan gugatan atas beberapa kasus pemilihan legislatif di beberapa tempat, memang demikian," tegasnya.

Partai Golkar berencana menggugat hasil Pileg 2019 ke Mahkamah Konstitusi. Sekretaris Fraksi Partai Golkar di DPR Adies Kadir mengatakan, setidaknya ada 9 gugatan yang akan diajukan ke MK.

"Ada 9 yang akan kita laporkan ke Mahkamah Konstitusi," ujar Adies di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (21/5/2019).

Gugatan hasil pileg tersebut khususnya terkait perselisihan eksternal. Artinya perselisihan antara caleg Partai Golkar dengan partai lain. Sedangkan, permasalahan pileg antara caleg Golkar diupayakan selesai dalam proses internal.

"Yang eksternal itu pasti ke MK. Tetapi kalau yang internal ya mahkamah partai nanti yang akan menentukan," kata dia.

Dalam Pileg 2019 ini, Partai Golkar mengklaim mendapatkan 85 kursi di DPR. Adies mengatakan perolehan kursi tersebut bisa bertambah lagi jika Golkar memenangkan gugatan di MK.

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved