Pilpres 2019

BPN Bantah Fasilitasi Aksi Massa 26-28 Juni 2019

Andre Rosiade membantah BPN mengakomodosi aksi massa terkait sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum yang diajukan Prabowo-Sandi.

BPN Bantah Fasilitasi Aksi Massa 26-28 Juni 2019
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade membantah BPN mengakomodosi aksi massa terkait sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang diajukan Prabowo-Sandi, pada 26-28 Juni 2019.

Andre Rosiade mengatakan, informasi terkait aksi tersebut beredar luas di media sosial dan pesan singkat WhatApps.

"Kami BPN menegaskan itu adalah hoaks dan BPN tidak pernah menfasilitasi acara ini," ujar Andre melalui pesan tertulis, Sabtu (15/6/2019).

Dalam seruan aksi, tertulis bahwa BPN Prabowo Subianto - Sandiaga Uno dan Badan Kemenangan Nasional Indonesia (BKNI) Prabowo-Sandi, mengajak massa datang dan berkumpul ke KPU Pusat Jakarta mengawal sengketa pilpres 2019.

Nantinya, massa yang datang dari 34 provinsi se-Indonesia akan melakukan orasi damai di empat lokasi dekat KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat.

Di akhir orasi, massa akan melakukan sujud syukur atas kemenangan bersama calon pasangan nomor 02, Prabowo - Sandi.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved