Pilpres 2019

Refly Harun Sebut MK Menghindari Pembicaraan Jabatan Maruf Amin

Menurut Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun, MK menghindari membicarakan dalil status cawapres nomor urut 01 Maruf Amin soal jabatan.

Refly Harun Sebut MK Menghindari Pembicaraan Jabatan Maruf Amin
Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
Menurut Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun, MK menghindari membicarakan dalil status cawapres nomor urut 01 Maruf Amin soal jabatan. 

Menurut Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun, MK menghindari membicarakan dalil status cawapres nomor urut 01 Maruf Amin soal jabatan di anak perusahaan BUMN.

TRIBUNNEWS.COM - Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun memberikan komentar soal dalil permohonan kubu 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Hal ini disampaikan Refly Harun saat menjadi narasumber di acara Kabar Petang, Kamis (27/6/2019).

Refly menyoroti soal dalil permohonan Prabowo-Sandiaga soal status calon wakil presiden (cawapres) 01 Maruf Amin yang menjabat di anak perusahaan BUMN.

Baca: Bamsoet Harap Pendukung Prabowo-Sandiaga Hormati Putusan MK

Baca: Tanpa Beri Selamat ke Jokowi Pasca-Gugatan Ditolak MK, Prabowo Subianto: Kecewa tapi Tetap Tegar

Menurut Refly, Mahkamah Konstitusi (MK) menghindar soal dalil tersebut.

"Yang saya tidak terlalu jelas tadi sepertinya MK menghindar ngomong soal status Maruf Amin," ujar Refly Harun.

"Saya masih merasa harusnya ada jawaban sesungguhnya, jawaban Dewan Pengawas Syariah itu apa lalu kemudian apakah anak BUMN itu bisa dikategorikan sebagai BUMN karena itu penting bagi governance anak BUMN ke depan."

"Tapi rupanya MK menghindar dan sepertinya mengatakan bahwa ya itu urusan Bawaslu dan Pengadilan Tata Negara, tapi saya tidak tahu apakah diulang lagi nanti dalam pertimbangan yang belum kita dengar ini, tapi bayangan saya tidak lagi," kata Refly, yang diketahui saat memberikan komentar MK belum selesai membacakan putusan.

Baca: Perludem Harap Seluruh Elite Wujudkan Agenda Rekonsiliasi Pascaputusan MK

Baca: Dagangan Kaki Lima Laris Manis di Area MK

Pembawa acara lalu menegaskan pernyataan Refly.

Ia menanyakan apakah dalil tersebut memang dirasa kurang meyakinkan sehingga MK tak menjawab dengan gamblang.

Halaman
12
Editor: Whiesa Daniswara
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved