PON Riau
Liaison Officer ‘Unyu-unyu’ Sambut Kedatangan Kontingen PON
Sambil merapatkan kedua tangan di dada, para perempuan berwajah cantik itu mengucapkan selamat datang kepada para peserta PON
Laporan Wartawan Tribun Batam, Iman Suryanto
TRIBUNNEWS.COM – Suasana ruang kedatangan di Bandara Sutan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, terlihat ramai saat sejumlah kontingen peserta Pekan Olahraga Nasional XVIII berdatangan dari berbagai daerah. Tak lama kemudian, beberapa gadis berperawakan tinggi dengan tampang "unyu-unyu" tersenyum manis menyambut kedatangan kontingen PON tersebut.
Sambil merapatkan kedua tangan di dada, para perempuan berwajah cantik itu mengucapkan selamat datang kepada para peserta PON. Perempuan-perempuan cantik itu ada para Liaison Officer (LO) yang memang ditugaskan di bandara, untuk menyambut dan memilah atlet dari beberapa cabang olahraga (cabor) dan daerah, serta membantu proses bagasi para atlet.
Dari pantuan Tribun, terlihat para LO 'unyu-unyu' itu tidak berada di bandara. Mereka juga terlihat di venue, media center, hingga di beberapa posko kesehatan. Menurut pengakuan Putri, salah seorang LO yang ditemui Tribun, ia bersama 144 personel LO lainnya yang ditugaskan di bandara, memang sengaja disiapkan oleh PB PON dan panitia PON tuan rumah Pekanbaru, untuk membantu selama kegiatan PON berlangsung.
"Saya sudah bantu jadi LO bersama teman-teman sejak 1 September hingga 22 September mendatang. Jika dihitung-hitung, jumlah total semua LO ada sekitar 3 ribuan. Mayoritas adalah mahasiwa," ujar Putri, yang mengaku masih berstatus mahasiswi semester 7 jurusan manajemen di Universitas Riau.
Selama menjadi LO, kata Putri, Ia mendapatkan tambahan pemasukan berupa uang saku sebesar Rp 200 ribu, serta uang makan Rp 50 ribu setiap harinya. "Lumayan mas, sambil kuliah dapat uang saku. Bisa untuk beli pulsa dan tambahan beli buku," ucapnya.