PON Papua

Marciano Norman Saksikan Final Lomba Dayung Traditional Boat Race

Marciano Norman Saksikan Final Lomba Dayung Traditional Boat Race
tribunnews.com/abdulmajid
Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman saat menyaksikan perlombaan dayung nomor Traditional Boat Race di Teluk Youtefa, Jayapura, Minggu (10/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAYAPURA – Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman kembali menyambangi venue dayung yang berada di Teluk Youtefa, Jayapura, Minggu (10/10/2021).

Dalam kunjungan yang ketiga ini Marciano  melihat perlombaan dayung yang kini memasuki nomor Dayung Traditional Boat (TBR).

“Dengan selesainya 8 race final lomba dayung rowing, maka lomba dayung Traditional Boat Race akan dimulai 9 Oktober sampai 13 Oktober memperebutkan 9 medali emas,” kata Wakil sekretaris Jenderal PB PODSI, Brata Tryana Hardjosubroto.

Sebelumnya Marciano Norman juga turut menyaksikan lomba di nomor canoeing dan rowing. Nomor rowing sendiri telah selesai pada 8 Oktober lalu.

Di hari kedua perlombaan TBR ini, akan memperlombakan semifinal TBR 500 putra dan TBR 500 putri dan final TBR 1000 putra dab TBR 1000 putri.

Seperti diketahui, dari dua nomor yang telah diperlombakan yakni canoeing dan rowing, kontingen Jawa Barat tampil digdaya dengan torehan 27 medali: 11 emas, 7 perak dan 6 perunggu.

Sementara di peringkat kedua ditempati Sulawesi Tenggara dengan 5 emas, 1 perak dan 1 perunggu.

Sedangkan ditempat ketiga ditempati tuan rumah, Papua yang mengoleksi tiga emas, tiga perak dan empat perunggu.

Sementara itu, Marciano Norman dalam kunjungan sebelumnya turut menyoroti fasilitas venue dayung.

Ia berharap venue dayung dengan standar internasional ini kedepan bisa menggelar event-event nasional bahkan dunia.

“Saya banyak dapatkan apresiasi tentang venue. Venue ini adalah venue yang bertaraf internasional dan venue ini juga kedepan bisa diharapkan bisa dimanfaatkan oleh PB PODSI untuk menggelar event-event dayung dengan berbagai disiplinnya untuk event yang bertaraf internasional, sehingga kedepan atlet-atlet kita juga bisa bermunculan,” harapnya.

Di ajang PON XX Papua , cabor dayung memperebutkan 40 medali emas.

Menurut Marciano banyaknya medali yang diperebutkan di ajang PON Papua  bakal berdampak dengan munculnya atlet-atlet berkualitas.

Khususnya atlet dayung yang mana cabor dayung masuk dalam prioritas program Desai Besar Olahraga Nasional (DBON) untuk prestasi Olimpiade.

“Di sini memperebutkan 40 medali emas, kalau kita bisa meloloskan atlet kita di olimpiade dengan banyak potensi kita dapat medali dari dayung sangat besar,” ujar Marciano.

“Oleh karenanya saya harap Ketum PB PODSI, Bapak Basuki dengan jajarannya untuk bisa mengoptimalkan sarana ini sehingga kedepan atlet dayung kita bisa jadi andalan Indonesian di Olimpiade,” pungkasnya.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Toni Bramantoro
Berita Terkait

PON Papua

KOMENTAR

Berita Terkini