Breaking News:
PON Papua

Ketua KONI DKI Jakarta Bilang Tidak Usah, Soal Atlet Harus Karantina 5 Hari Usai PON Papua

Ketua KONI DKI Jakarta Bilang Tidak Usah, Soal Atlet Harus Karantina 5 Hari Usai PON Papua
Humas KONI DKI Jakarta
Djamhuron P Wibowo, Ketua Umum KONI DKI Jakarta 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNNEWS.COM, JAYAPURA - Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Djamhuron P Wibowo menanggapi rencana karantina selama lima hari kepada atlet dan ofisial yang berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

Djamhuron mengaku sudah mendengar informasi terkait adanya aturan karantina kepada para atlet dan juga ofisial yang bertanding.

Diketahui, pemerintah pusat meminta kepada setiap daerah menerapkan aturan isolasi kepada para atlet dan ofisial di wilayah masing-masing.

Ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya klaster PON Papua, dari atlet dan ofisial yang bertanding di tanah Papua.

Menurut Djamhuron, keputusan tersebut masih didiskusikan dan perlu melibatkan semua pihak untuk bisa mensukseskan rencana karantina.

"Itu kan keputusan pemerintah (karantina 5 hari). Kemarin sudah didiskusikan belum ada keputusan seperti apa. Nanti menunggu keputusan lanjutan," kata Djamhuron P Wibowo saat ditemui Tribun Network di arena selam laut Teluk Yos Sudarso, Kota Jayapura.

Lebih lanjut, Djamhuron mengaku lebih setuju jika para atlet dan juga rombongan yang baru saja berlaga di PON Papua tidak melakukan karantina.

Proses karantina akan membuat para atlet dan seluruh kontingen tertahan dalam bertemu keluarganya masing-masing.

Kendati demikian, jika aturan karantina itu harus dilakukan, maka KONI DKI Jakarta akan mengikuti aturan tersebut.

Editor: Toni Bramantoro
Sumber: TribunJakarta
Halaman
12
Berita Terkait

PON Papua

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Klasemen PON XX Papua

pon xx papua
No Kontingen Jumlah
1 Jawa Barat 133 105 115 353
2 Daerah Khusus Ibukota Jakarta 110 91 100 301
3 Jawa Timur 110 89 88 287
4 Papua 93 66 102 261
5 Bali 28 25 53 106

Berita Populer